Penampakan Jalan di Ibu Kota Kabupaten Sukabumi Ketika Diguyur Hujan

- Redaksi

Jumat, 6 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air menggenangi Jalan Bhayangkara. l sukabumiheadlines.com

Air menggenangi Jalan Bhayangkara. l sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten sukabumi, mengakibatkan Jalan Bhayangkara yang terletak di Kelurahan Palabuhanratu, digenangi air.

Suherlan (29) warga Kampung Pangsor mengungkapkan, genangan air terjadi karena saluran air atau drainase di Jalan Bhayangkara tidak berfungsi.

“Ininya saluran airnya rusak, tersumbat sampah atau bagaimana gak tahu. Pokoknya air tidak ngalir,” ungkap Suherlan kepada sukabumiheadlines.com, Jumat (6/5/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Suherlan genangan air di Jalan Bayangkara tersebut cukup dalam, hingga kisaran 30 hingga 40 centimeter. Sehingga, membuat para pengendara yang melintas harus berhati hati.

“Bisa dilihat sendiri kondisi genangan air dalam, pengendara harus pelan di sini jalannya rusak parah,” jelasnya.

“Padahal ini sudah sering terjadi, kalau hujan deras pasti banjir, belum ada upaya perbaikan atau bagaimana dari pemerintah,” sambungnya.

Sementara itu warga lainnya Dede (32) menambahkan, jalan yang digenangi air tersebut sangat mengganggu pengguna jalan yang melintas, tidak jarang terjadi perselisihan sesama pengendara karena kecipratan air.

“Ini kan cukup panjang genangan airnya ada 20 meteran, dalam lagi. Kalau dibiarkan terus jalan cepat rusak. Selain itu, sampah juga sering berserakan kalau sudah surut,” timpalnya.

“Semoga cepat ada penanganan perbaikan drainase ini,” tandasnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB