Peresmian Alun-alun dan Lapdek Kota Sukabumi, Sisakan Sampah dan Kolam Ikan Dipakai Mandi

- Redaksi

Senin, 10 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah berserakan di area Lapang Merdeka. l Istimewa

Sampah berserakan di area Lapang Merdeka. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIKOLE – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, meresmikan sejumlah proyek di Kota Sukabumi, antara lain Alun-alun Masjid Agung terintegrasi Lapang Merdeka, Ahad (9/1/2022).

Namun, kemeriahan peresmian proyek senilai puluhan miliar Rupiah itu tercoreng perbuatan tidak terpuji warga Kota Sukabumi. Usai acara, sampah berserakan di setiap sudut lokasi. Bahkan, kolam di area Masjid Agung yang sejatinya digunakan untuk ikan, juga digunakan oleh warga untuk mandi.

Masjid Agung 1

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Achmad Fahmi menyesalkan perbuatan tidak terpuji warganya tersebut. “Kebahagiaan kita dgn hadirnya wajah baru Kota Sukabumi jangan sampai tercoreng dgn perilaku yang tidak beradab. Karena peradaban itu bukan sekadar membangun dan menata sebuah kota lebih baik tapi juga sejauh mana warga dapat menjaga dan memelihara hasil pembangunan tersebut,” kata Fahmi, dikutip sukabumiheadline.com dari akun Facebook resminya, Senin (10/1/2022).

Fahmi mengaku sangat menyesalkan euforia positif kemarin harus tercoreng dengan perilaku pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Berserakannya sampah di saat telah disediakannya banyak tempat sampah. Kolam ikan yg digunakan berenang serta mandi anak-anak yang dibiarkan oleh orang tuanya,” lanjut dia.

Berita Terkait

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terbaru