Poltracking: Survei elektabilitas 19 parpol, PSI 2,9% meski Jokowi turun gunung

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemilihan langsung oleh rakyat di Indonesia - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pemilihan langsung oleh rakyat di Indonesia - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Survei terbaru elektabilitas 19 parpol memotret raihan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hanya 2,9% meskipun Jokowi turun gunung. Capaian itu menempatkan PSI di posisi ke-8, dan menggeser PAN dan PPP di posisi 9 dan 10.

Demikian rilis Poltracking yang menggelar survei nasional mengenai elektabilitas partai politik. Hasilnya, Partai Gerindra di posisi paling kuat, disusul PDIP dan Partai Golkar, dilakukan pada 30 September sampai 7 Oktober 2026.

“Elektabilitas Gerindra tertinggi, kemudian disusul PDIP, Golkar, PKB, kemudian PKS, Demokrat, NasDem,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, dilihat di YouTube Poltracking, Senin (19/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan, berdasarkan data tersebut, Gerindra hingga NasDem berpotensi masuk kembali ke parlemen. Hal itu, menurut dia, jika ambang batas parlemen tetap berada di angka 4%.

“Ini kalau dilihat datanya NasDem, Demokrat, PKS, PKB, Golkar, PDIP dan Geindra berpotensi besar lolos di parlemen kalau angkanya tetap di 4% karena angka mereka ada di 4% atau lebih,” ujar Hanta.

Berikut ini hasil survei Poltracking mengenai elektabilitas partai politik:

  1. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 22,9%
  2. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 13,4%
  3. Partai Golongan Karya (Golkar) 9,1%
  4. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 7,1%
  5. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,8%
  6. Partai Demokrat (PD) 5,4%
  7. Partai NasDem 3,9%
  8. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2,9%
  9. Partai Amanat Nasional (PAN) 2,2%
  10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1,6%
  11. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 0,5%
  12. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) 0,3%
  13. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)0,2%
  14. Partai Ummat 0,1%
  15. Partai Bulan Bintang (PBB) 0,1%
  16. Partai Gerakan Perubahan
  17. Indonesia (Garuda) 0,1%
  18. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 0,1%
  19. Partai Buruh 0,1%
  20. Tidak tahu/Tidak jawab 24,2%

Responden merupakan warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih (berusia lebih dari sama dengan 17 tahun atau sudah menikah).

Metode sampel menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dari 1.220 responden dengan margin of error +/-2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dilakukan dengan tatap muka.

Berita Terkait

Musda DPD Golkar Kabupaten Sukabumi, Agus: Akan ada deklarasi dukung Asep Japar
SMRC: Survei elektabilitas Prabowo makin anjlok di bawah 10%
Pria asal Sukabumi dan tiga anaknya terlantar di Medan
Kepala Bakom RI ajak Anies Baswedan gabung Kabinet Prabowo, Syahganda: Jangan malu-malu
Eksekutor pecah kaca dan gembos ban beromzet Rp4,1 miliar diringkus di Sukabumi
Waka DPRD Kota Sukabumi copot foto Wapres, Gibranisti: Kampungan
Ogah punya wapres tak punya ijazah SMA, Waka DPRD Kota Sukabumi copot foto Gibran
Dikenal tukang kritik pemerintah, kini Rocky Gerung jabat Wantimpres bersama 25 tokoh lain

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Poltracking: Survei elektabilitas 19 parpol, PSI 2,9% meski Jokowi turun gunung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Musda DPD Golkar Kabupaten Sukabumi, Agus: Akan ada deklarasi dukung Asep Japar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:00 WIB

SMRC: Survei elektabilitas Prabowo makin anjlok di bawah 10%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Pria asal Sukabumi dan tiga anaknya terlantar di Medan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kepala Bakom RI ajak Anies Baswedan gabung Kabinet Prabowo, Syahganda: Jangan malu-malu

Berita Terbaru

Rokok elektrik atau vape - sukabumiheadline.com

Hikmah

Kapolri minta MUI haramkan vape

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:34 WIB