Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara

- Redaksi

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti milik pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara - Humas Polres Sukabumi Kota

Barang bukti milik pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara - Humas Polres Sukabumi Kota

sukabumiheadline.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sukabumi Kota Polda Jabar membongkar jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu dalam pengungkapan Target Operasi (TO) pelaksanaan Operasi Antik Lodaya 2026. Dua pria yang menjadi sasaran utama berhasil diringkus di dua lokasi berbeda.

Dilansir dari laman resmi kepolisian, kedua terduga pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial YS (29), warga Kecamatan Gunungpuyuh, serta US (45), warga Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Penangkapan beruntun ini bermula saat tim operasional mengamankan YS di kediamannya di wilayah Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Rabu (7/10/2026) sekira pukul 00.15 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbekal keterangan awal, petugas bergerak cepat menyergap US di kawasan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong pada hari yang sama sekira pukul 10.00 WIB.

Dari penggeledahan terhadap kedua pelaku, petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat total mencapai 27,51 gram. Selain kristal putih tersebut, polisi menyita satu unit timbangan digital, dua unit telepon genggam, satu alat kontrasepsi, serta satu unit sepeda motor yang digunakan untuk operasional.

Kapolres Sukabumi Kota melalui Kasat Resnarkoba Polres Sukabumi Kota AKP Bayu Saeful Bahari membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

“Pengungkapan ini merupakan bagian dari target prioritas Operasi Antik Lodaya 2026. Kedua terduga pelaku merupakan target operasi yang berhasil diamankan jajaran Satresnarkoba di dua titik lokasi berbeda,” ujar Kasat Narkoba dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (9/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan intensif, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pemasok utama yang kini ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk siap diedarkan kembali di wilayah Sukabumi.

“Modus operandi yang digunakan pelaku dalam mendistribusikan barang haram ini mengandalkan sistem tempel atau memanfaatkan peta arahan tertentu. Pola transaksi perantara ini sengaja diterapkan untuk meminimalisasi tatap muka langsung antara penjual dan pembeli,” jelasnya.

Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota kini terus melakukan pengembangan lapangan guna memburu dua orang terduga pemasok utama guna memutus mata rantai peredaran gelap narkotika hingga ke akar-akarnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres Sukabumi Kota dan dipersangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Berita Terkait

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor
Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

Kesehatan

Kok bisa perempuan punya kumis? Ternyata ini penyebabnya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 05:35 WIB

Ilustrasi Halloween - sukabumiheadline.com

Khazanah

31 Oktober: Halloween, Saraswati hingga pendiri Pramuka Putri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:01 WIB

Rumah warga Gunungpuyuh, Kota Sukabumi ambruk dipicu longsor - BPBD Kota Sukabumi

Sukabumi

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Okt 2026 - 19:20 WIB