Profil Wahyu Hadiningrat, putra Banten dan Jawa Barat di pucuk pimpinan Polri

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komjen Pol Wahyu Hadiningrat - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Komjen Pol Wahyu Hadiningrat - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Wahyu Hadiningrat resmi menjabat Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atau Wakapolri ke-26, mendampingi Jenderal Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.

Pelantikan Wahyu dilakukan bersamaan Prabowo melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) ke-26 (ke-27 termasuk pejabat sementara), di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Selanjutnya, Suyudi Ario Seto yang merupakan putra Banten resmi menyandang bintang empat alias jenderal penuh di pundaknya. Sementara Wahyu Hadiningrat menyandang Komjen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenderal Pol Suyudi Ario Seto (kiri) dan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat - Ist
Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto (kiri) dan Wakapolri Komjen Pol Wahyu Hadiningrat – Ist

Profil Wahyu Hadiningrat

Wahyu Hadiningrat lahir 4 Juni 1970 di Bandung, Jawa Barat. Ia menikah dengan Kiki Wahyu Hadiningrat dan dikaruniai satu anak.

Wahyu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.

Wahyu adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 2024 menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena Kapolri).

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena Kapolri) sejak 2021 hingga 2024.

Wahyu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.

Riwayat pendidikan Wahyu Hadiningrat 

  • Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992
  • Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)
  • Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim)
  • Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti) pada 2016.

Karier Polri 

Wahyu mengawali kariernya di Korps Bhayangkara sebagai Perwira Pertama (Pama) di Polda Jawa Barat pada 1993. Pada masa awal penugasannya, ia pernah menjabat sebagai Wakapolsekta Cirebon Selatan dan Kapolsek Soreang di wilayah Polres Bandung.

Kariernya banyak berkembang di bidang reserse. Ia pernah menjabat sebagai Kasat Serse Polres Bandung, Kasat Serse Polresta Bogor, Kanit III Sat I Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat, hingga Kasat I Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat. Pada pertengahan dekade 2000-an, ia juga bertugas sebagai Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri.

Pada 2011, Wahyu dipercaya menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota. Setahun kemudian, ia diangkat menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan. Setelah itu, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada 2016 dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada 2017.

Masih pada tahun yang sama, ia ditugaskan sebagai Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara (BIN). Pada 2018, Wahyu diangkat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Pada 2020, ia dipercaya menduduki jabatan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Setahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Asrena Kapolri).

Setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2024 yang mengubah struktur organisasi Polri, Wahyu diangkat menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena Kapolri) pada September 2024 dan memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi.

Riwayat jabatan

  • Pama Polda Jawa Barat (1993)
  • Wakapolsekta Cirebon Selatan (1994)
  • Kapolsek Soreang Polres Bandung (1995)
  • Kasat Serse Polres Bandung (1997)
  • Kasat Serse Polresta Bogor (1998)
  • Kanit III Sat I Ditreskrim Polda Jawa Barat (2004)
  • Kasat I Ditreskrim Polda Jawa Barat (2006)
  • Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri
  • Kapolres Metro Bekasi Kota (2011)
  • Kapolres Metro Jakarta Selatan (2012)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang
  • Pidum Bareskrim Polri (2016)
  • Direktur Reserse Kriminal Khusus
  • Polda Metro Jaya (2016)
  • Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri (2017)
  • Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara (2017)
  • Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (2018)
  • Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (2020)
  • Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (2021–2024)
  • Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (2024–sekarang)

Putra Banten 

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto - Ilustrasi sukabumiheadline.com
Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto – Ilustrasi sukabumiheadline.com

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Suyudi Ario Seto lahir 14 Juli 1973 di Pandeglang, Banten. Ia menikah dengan Dewi Yuali dan memiliki dua anak.

Sebelum menjabat Kapolri, Suyudi Ario Seto adalah Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Baca selengkapnya: Profil lengkap Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto

Berita Terkait

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan
Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia
4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo
Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa
Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra
Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta
Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis
Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:00 WIB

4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra

Berita Terbaru

Kesehatan

Kok bisa perempuan punya kumis? Ternyata ini penyebabnya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 05:35 WIB

Ilustrasi Halloween - sukabumiheadline.com

Khazanah

31 Oktober: Halloween, Saraswati hingga pendiri Pramuka Putri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:01 WIB

Rumah warga Gunungpuyuh, Kota Sukabumi ambruk dipicu longsor - BPBD Kota Sukabumi

Sukabumi

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Okt 2026 - 19:20 WIB