Ribuan Butir Obat Keras Diamankan Polisi di Kalapanunggal Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 5 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti obat keras di Kalapanunggal Sukabumi. l Istimewa

Barang bukti obat keras di Kalapanunggal Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l KALAPANUNGGAL – Ribuan butir obat keras terbatas ditemukan jajaran kepolisian Kalapanunggal Polres Sukabumi sebuah rumah di wilayahnya, Jumat (4/11/2022) malam.

Kapolsek Kalapanunggal AKP Fery Poloso mengatakan penemuan ribuan obat keras terlarang berawal dari laporan masyarakat tentang adanya penjualan atau peredaran obat keras terbatas jenis Hexymer dan Tramadol.

Berawal dari laporan tersebut, pihaknya bersama anggota langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi yang diduga sebagai tempat penjualan obat keras terbatas tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar saja ditemukan ribuan butir obat keras terbatas yang tidak boleh dijual belikan tanpa izin di sebuah rumah,” ungkap Ferry, Sabtu, (5/11/2022).

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan polisi, kata Ferry, jenis Tramadol sebanyak 77 butir, Hexymer yang tersimpan dalam sebuah toples sebanyak 1000 butir dan 408 butir yang sudah dikemas dalam bungkus plastik.

“Jadi barang barang itu masing-masing bungkus plastik berisi 68 butir siap edar, sudah kami serahkan ke Polres Unit Satnarkoba guna penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB