Sadar Yuk, Sungai Cicatih Parungkuda Sukabumi Bukan Tempat Sampah

- Redaksi

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah styrofoam di Sungai Cicatih Parungkuda.

Sampah styrofoam di Sungai Cicatih Parungkuda.

SUKABUMIHEADLINES.com I PARUNGKUDA – Berbagai jenis sampah terlihat berserakan di Sungai Cicatih Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Tampak dari atas jembatan, sampah didominasi bekas wadah makanan, styrofoam, yang sengaja dibuang ke sungai.

Akibatnya, sungai yang membelah dua desa, Parungkuda dan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, itu menjadi terlihat kotor. Terlebih jika air sungai sedang surut.

Tampak pada foto, styrofoam bekas makanan berserakan di sungai. Bahkan, banyak di antaranya tersangkut di sela-sela bebatuan besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat, Bahrudin Ali (45) menyebut, sepertinya sampah-sampah tersebut sengaja dilempar ke sungai setelah selesai makan dan juga banyak yang membuang sampah sambil lewat, lalu dilempar.

“Mereka tidak memahami apa itu kebersihan, apa itu lingkungan yang seharusnya dijaga, tidak punya pikiran, sehingga memiliki perilaku tidak bertanggungjawab seperti itu. Banyak dilakukan pengendara yang melintas juga asal lempar sampah,” kata Ali kepada sukabumiheadlines.com Rabu (12/1/202).

“Di sini sih sering yang seenaknya membuang sampah ke sungai ini, yang melintas asal lempar. Heran saya sama orang-orang kayak gitu, nanti kalau udah banjir, baru saling nyalahin. Kapan mau sadarnya sih,” tambah dia.

Berita Terkait

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Berita Terbaru