5 Curug Indah di Selatan Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 19 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curug Cigangsa. l Istimewa

Curug Cigangsa. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi, selain dikenal dengan wisata pantainya, juga memiliki banyak air terjun yang indah dan mempesona mata. Dengan ketinggian berbeda-beda, semua air terjun itu menawarkan yang bisa membuat para pengunjung ingin kembali lagi.

Berikut adalah daftar 5 curug indah di wilayah Selatan Sukabumi yang cocok untuk berakhir pekan bersama keluarga.

1. Curug Cimarinjung 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Curug Cimarinjung, salah satu objek wisata alam di Kecamatan Ciemas. l Istimewa
Curug Cimarinjung, salah satu objek wisata alam di Kecamatan Ciemas. l Istimewa

Curug Cimarinjung ini salah satu curug yang memiliki pemandangan yang indah di Sukabumi. Banyak pepohonan pepohonan yang rindang yang berada di sekitar tebing yang membuat suasanan menjadi teduh dan nyaman. Dihiasi oleh air terjun yang tingginya mencapai 45 meter, yang membuat suasana menjadi lebih damai.

Nah, buat Anda yang ingin mengunjungi curug ini letaknya ada di Kampung Cimarinjung, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Harga tiket masuk menuju Curug Cimarinjung ini juga masih terbilang murah banget yaitu hanya sebesar Rp3.000 saja.

2. Curug Cikaso 

Curug Cikaso
Curug Cikaso, Sukabumi – Istimewa

Curug Cikaso terletak di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Curug ini memiliki dasar air yang berwarna biru kehijauan, ini adalah salah satu yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan.

Curug ini memiliki 3 air terjun yaitu Curug Aki, Curug Aseupan, dan juga Curug Meong. Di tempat ini juga sudah menyediakan perahu untuk para pengunjung agar bisa berkeliling di sekitar curug sambil menikmati keindahan dari curug tersebut.

3.Curug Cigangsa 

curug cigangsa
Curug Cigangsa. l Istimewa

Keindahan tebing dan juga air terjun yang memukau membuat banyak wisatawan berkunjung ke Curug Cigangsa. Curug yang terletak di Desa Pasiripis ini memiliki pesona yang sangat cantik. Kecantikan alamnya ini menjadi background foto para pengunjung. Tak heran apabila tempat wisata Curug Cigangsa ini cukup populer di sosial media khususnya Instagram.

Ketika Anda ingin mengunjungi destinasi ini, akan lebih baik mengecek suasana cuaca terlebih dahulu. Dianjurkan untuk mengunjungi Curug Cigangsa disaat cuaca sedang cerah dan menghindari saat suasana hujan. Hal tersebut dikarenakan akses jalan menuju curug sangatlah licin, terlebih arus air terjun akan sangat deras ketika suasana sedang hujan.

4. Curug Awang 

curug awang 2
Curug Awang. l Istimewa

Dijuluki sebagai Mini Niagara, pemandangan dari Curug Awang memang mirip seperti tempat wisata Niagara. Air terjun ini mengalir dari bukit setinggi 40 meter. Pemandangan bukitnya yang terlihat megah menambah pesona tempat ini.

Ketika Anda mengunjungi curug ini dianjurkan pada saat musim hujan. Hal tersebut dikarenakan debit air akan meningkat.

5. Curug Sodong 

Kawasan Curug Sodong. l Hidayat Asep
Kawasan Curug Sodong. l Hidayat Asep

Curug Sodong yang menjadi primadona destinasi para wisatawan.

Curug Sodong berlokasi di Kampung Cikanteh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Letaknya masih berada di kawasan Geopark Ciletuh yang terkenal dengan keindahan alamnya.

Curug Sodong berdiri kokoh dan megah, dan menjadikannya salah satu destinasi wisata favorit dari sekian banyak destinasi yang tersebar di Ciletuh Geopark. Air terjun ini memiliki ketinggian sekira 20 meter, membuatnya mudah dilihat dari jarak jauh.

Curug merupakan bahasa Sunda yang berarti air terjun, sedangkan Sodong berarti cekungan goa. Jadi, Curug Sodong artinya sebagai air terjun dengan cekungan goa.

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB