Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Ilustrasi kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Selama kurun September hingga pertengahan Oktober 2026 terjadi 86 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Mirisnya, sebagian peristiwa karhutla tersebut dipicu perbuatan iseng warga yang tidak bertanggungjawab.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, 86 kejadian karhutla selama kurun tersebut didominasi terjadi di Kecamatan Cibadak. Kecamatan ini menempati kasus tertinggi karhutla dengan 9 kejadian.

Selanjutnya, Kecamatan Ciemas dengan delapan kejadian di posisi kedua. Menurut data yang sama, peristiwa karhutla di Sukabumi terjadi di 30 dari 47 kecamatan yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun menurut data tersebut, 86 kejadian karhutla tersebar di sejumlah kecamatan, meliputi Cibadak, Kabandungan, Cireunghas, Simpenan, Purabaya, Bantargadung, Cidahu, Sukalarang, Cisaat, Cidadap, Gegerbitung, dan Kalapanunggal.

Kemudian, kejadian serupa juga terjadi di Kecamatan Gunungguruh, Ciambar, Cikidang, Kebonpedes, Ciemas, Sagaranten, Kalibunder, Lengkong, Nagrak, Pabuaran, Cidolog, Nyalindung, Surade, Parakansalak, Warungkiara, Waluran, Ciracap, hingga Cimanggu.

Menurut Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna, sebagian besar kejadian karhutla dipicu aktivitas manusia, baik akibat kelalaian maupun tindakan yang disengaja.

Daeng menyebut, aktivitas manusia yang memicu karhutla di Sukabumi antara lain pembakaran sampah yang ditinggalkan pelaku tanpa pengawasan. Akibatnya, api merambat ke area sekitarnya hingga memicu kebakaran.

Selain itu, akibat membuang puntung rokok yang masih menyala hingga sengaja berbuat iseng menyalakan api di lahan yang mudah terbakar.

“Ada juga penyebab kejadian diduga adanya tangan jahil yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Dijelaskan Daeng, kondisi musim kemarau yang kering membuat alang-alang, rumpun bambu, daun kering sangat mudah tersulut api, ditambah tiupan angin membuat api cepat membesar dan merambat.

Luas lahan yang terbakar bervariasi, mulai dari sekitar 150 meter persegi hingga mencapai 25 hektare dalam satu kejadian kebakaran.

Namun demikian, BPBD belum merinci nilai kerugian akibat kasus 86 karhutla tersebut.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia
Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara
Program Genting: PT Astra International – BKKBN kolaborasi cegah stunting di Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terbaru

Presiden RI, Prabowo Subianto - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi BJB STADION GBLA - Repro sukabumiheadline.com

Olahraga

BJB Stadion GBLA, nama baru home base Persib

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:00 WIB