Ada Sukabumi di Daftar Daerah Penghasil Pisang Terbesar, Tapi Bukan Juaranya

- Redaksi

Minggu, 7 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buah pisang. l Istimewa

Buah pisang. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Jawa Barat menjadi salah satu provinsi penghasil pisang terbesar di Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pisang yang dihasilkan oleh seluruh daerah di Jawa Barat sebanyak 15.174.999 kuintal.

Pisang sebanyak itu dihasil dari seluruh daerah di Tatar Pasundan, dan empat daerah di antaranya mampu menghasilkan buah pisang di atas satu juta kuintal.

Lantas, daerah mana di Jawa Barat yang menjadi penghasil pisang terbesar?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut ini 4 daerah penghasil pisang terbesar di Jawa Barat sebagaimana dilansir sukabumiheadline.com dari PDF Provinsi Jawa Barat dalam Angka 2023.

4. Kabupaten Sumedang

Kabupaten Sumedang menempati urutan keempat sebagai daerah penghasil pisang terbesar di Jawa Barat.

Data BPS menunjukkan bahwa jumlah pisang yang dihasilkan oleh Kabupaten Sumedang pada tahun 2022 lalu adalah 1.111.221 kuintal.

Internasional Kuliner Gaya Hidup Pendidikan Ekonomi Bisnis Teknologi Olahraga Otomotif Travelling Khazanah Hiburan Aneka Video Photo

3. Kabupaten Purwakarta

Daerah penghasil pisang terbesar urutan ketiga di Jawa Barat adalah Kabupaten Purwakarta.

Jumlah pisang yang dihasilkan oleh Kabupaten Purwakarta pada tahun 2022 lalu sebanyak 1.519.979 kuintal.

2. Kabupaten Sukabumi

Di urutan kedua sebagai daerah penghasil pisang terbesar di Jawa Barat adalah Kabupaten Sukabumi.

Jumlah pisang yang dihasilkan oleh Kabupaten Sukabumi pada tahun 2022 lalu sebanyak 1.591.522 kuintal.

1. Kabupaten Cianjur

Juara daerah penghasil pisang terbesar di Jawa Barat ditempati oleh Kabupaten Cianjur.

Jumlah pisang yang dihasilkan oleh Kabupaten Cianjur pada tahun 2022 lalu sebanyak 3.274.417 kuintal.

Berita Terkait

Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi
Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili
PDRB Sukabumi jauh tertinggal, Triwulan II 2026 Garut juara
Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?
Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele
Profil Purbaya Yudhi Sadewa: Koboy Sunda suka ceplas-ceplos dicopot Prabowo dari Menkeu
BNN minta semua jenis vape dilarang
Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 04:56 WIB

Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi

Senin, 28 September 2026 - 10:00 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili

Kamis, 24 September 2026 - 05:21 WIB

PDRB Sukabumi jauh tertinggal, Triwulan II 2026 Garut juara

Kamis, 24 September 2026 - 03:19 WIB

Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?

Rabu, 16 September 2026 - 22:41 WIB

Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele

Berita Terbaru

Sukabumi

Niat cek air, pria Nagrak Sukabumi tewas dalam sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:00 WIB

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Hikmah

Haram, hukum menjual rambut dalam Islam

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:01 WIB

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB