Asyik Makan Rujak, Pemuda di Sukaraja Sukabumi Disabet Celurit

- Redaksi

Selasa, 5 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban HS (24) terkena sabetan celurit. I Eka Lesmana

Korban HS (24) terkena sabetan celurit. I Eka Lesmana

SUKABUMIHEADLINE.com l SUKARAJA – Seorang pemuda berinisial HS (24), warga Kampung Nagrak RT 02/03, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, harus terbaring di rumah sakit (RS) gegara terkena sabetan senjata tajam, pada Senin (4/10/2021).

Kapolsek Sukaraja Kompol Supardi mengatakan, tindak pidana penganiayaan tersebut terjadi sekira pukul 15.30 WIB.

“Kejadiannya tepatnya di rumah saksi yang bernama inisialnya H, terhadap korban HS, dilakukan oleh terduga pelaku R alias I,” ujarnya kepada sukabumiheadline.com, Selasa (5/10/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Supardi menjelaskan, saat itu korban sedang menyantap rujak di rumah H atau di rumah saksi.

“Tiba-tiba datang terduga pelaku R alias I dengan membawa senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di balik bajunya. Kemudian, ketika sampai di rumah H, terduga pelaku langsung mengeluarkan celurit tersebut. Pelaku masuk ke dalam rumah melalui jendela samping kemudian membacok korban HS sebanyak satu kali di bagian tangan sebelah kanan,” tuturnya.

Supardi menambahkan, diduga kejadian tersebut dampak dari pertikaian sebelumnya. Kemungkinan korban mengenal pelaku, sekaligus teman korban.

“Tiga hari lalu korban dan pelaku sempat ada pertikaian, namun sudah diselesaikan secara kekeluargaan, setelah melakukan pembacokan pelaku langsung melarikan diri, sementara korban di bawa ke RS Hermina Sukabumi dan mendapat 8 jahitan,” pungkasnya.

Berita Terkait

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia
Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara
Program Genting: PT Astra International – BKKBN kolaborasi cegah stunting di Sukabumi
Penimbun 150 jerigen BBM bersubsidi di Simpenan Sukabumi, terancam denda Rp60 miliar
Kronologi pemuda Cicantayan Sukabumi pelaku pelecehan seksual dibekuk polisi
Punya jabatan di perusahaan, pria baju oranye ludahi jukir RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Program Genting: PT Astra International – BKKBN kolaborasi cegah stunting di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi korban tenggelam di laut - sukabumiheadline.com

Sukabumi

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Minggu, 11 Okt 2026 - 16:00 WIB