Ayam ras, buras, itik, puyuh: Merinci produksi telur di Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peternak tradisional sedang mengumpulkan telur di kandang - sukabumiheadline.com

Peternak tradisional sedang mengumpulkan telur di kandang - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu sentra produksi telur ayam terbesar di Jawa Barat, dengan kontribusi yang signifikan terhadap pasokan telur regional. Adapun rincian produksi telur di Sukabumi pada 2024, diulas pada bagian akhir artikel ini.

Sementara menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, produksi telur ayam kampung di Jawa Barat mencapai 61 ribu ton, dengan Sukabumi menjadi penyumbang utama. Produksi ini mencakup telur ayam ras petelur, ayam kampung, dan telur bebek.

Sedangkan produksi telur ayam di Kabupaten Sukabumi pada 2025 diproyeksikan tetap menjadi salah satu kontributor terbesar di Jawa Barat, sejalan dengan tren surplus perunggasan nasional yang diestimasikan mencapai 6,52 juta ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kewaspadaan terhadap fluktuasi harga akibat potensi penurunan populasi ayam (flu burung) perlu diperhatikan, mengingat telur menjadi pendorong utama inflasi di Kota Sukabumi per Juli 2025.

Berikut informasi penting terkait produksi telur ayam di Kabupaten Sukabumi, dikutip sukabumiheadline.com dari data BPS, Kamis (12/2/2026).

  • Pusat Produksi: Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah penghasil telur terbesar di Jawa Barat, dengan kontribusi produksi yang signifikan, tercatat di atas 140 ribu ton lebih, data 2022 yang telah diperbarui 2024.
  • Proyeksi Nasional 2025: Produksi telur ayam nasional pada 2025 diestimasikan naik 2,78% menjadi 6,52 juta ton, yang memperkuat pasokan di tingkat daerah.
  • Sentra Produksi: Kabupaten Sukabumi diakui sebagai salah satu daerah penyumbang produksi telur terbesar di Jawa Barat.
  • Jenis Produksi: Selain telur ayam ras (petelur), Sukabumi juga memproduksi telur ayam kampung dan telur bebek.
  • Produksi UMKM: Terdapat industri rumahan yang memproduksi telur asin, seperti Pawon Jawara Creation yang berproduksi di Sukabumi, meskipun bahan baku telur bebek sering kali didatangkan dari daerah lain seperti Subang, Purwakarta, dan Cianjur.
  • Data Produksi: Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukabumi, produksi telur ayam kampung mencapai 3.612.837,49 kg (data 2023).

Selain Sukabumi, kabupaten lain yang menjadi salah satu tulang punggung pemenuhan kebutuhan telur di Jawa Barat, adalah Bogor dan Cianjur.

Produksi telur unggas dari Sukabumi

Berikut adalah produksi telur menurut jenis unggas di Kabupaten Sukabumi (kg), 2020-2022 yang telah diperbarui pada 16 Juli 2024.

  • Ayam Ras Petelur/Laying Chicken: 140.889 kg
  • Ayam Buras/Free-range Chicken: 748 kg
  • Itik/Duck: 228 kg
  • Puyuh/Quail: 444.781 kg

Berita Terkait

Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China
Januari-September 2026 penumpang KA Pangrango dari Sukabumi naik 613.678 orang
Langkah ini diambil Pertamina Patra Niaga respons kasus penimbun BBM di Sukabumi
Perkuat infrastruktur listrik di selatan Sukabumi buka peluang investasi
Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?
Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya
Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI
PLN IP PLTP Gunung Salak Sukabumi kembangkan aset karbon

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Januari-September 2026 penumpang KA Pangrango dari Sukabumi naik 613.678 orang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Langkah ini diambil Pertamina Patra Niaga respons kasus penimbun BBM di Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Perkuat infrastruktur listrik di selatan Sukabumi buka peluang investasi

Kamis, 24 September 2026 - 03:19 WIB

Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB