Baceprot, Trio Gadis Metal asal Garut Siap Gebrak Eropa Akhir Tahun Ini

- Redaksi

Kamis, 4 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trio Voice of Baceprot. l Istimewa

Trio Voice of Baceprot. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Tiga gadis berjilbab asal Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang tergabung dalam band metal Voice of Baceprot (VoB) akan menggebrak panggung Eropa akhir tahun ini.

Trio gadis berjilbab itu rencananya akan menggelar tur Eropa pada November-Desember 2021.

Trio VoB yang dipertemukan saat masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (Mts) Al Baqiyatussolihat Singajaya, itu terdiri dari Widi Rahmawati sebagai pemain bass, Firdda Kurnia sebagai gitaris dan vokalis, serta Euis Siti Aisyah sebagai drummer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka dipertemukan dalam kegiatan ekstrakurikuler teater di sekolahnya.

“Dulu kita ekskul teater waktu kita duduk di Mts kelas 2. Terus kita mencoba drama musikal, tapi kita malah suka dengan musiknya,” tutur Firdda dalam wawancara dengan Kompas TV, dikutip sukabumiheadlines.com, Rabu (3/11/2021).

Kecintaan mereka pada musik ialah ketika mendengar lagu-lagu kesukaan pengasuh teater mereka, Abah Erza Satia.

Ketiganya menyukai genre musik berbeda, meskipun akhirnya disatukan dalam musik metal. Firdda menyukai hip hop, Widi penggemar Red Hot Chili Peppers, dan Siti penyuka band metal Lamb of God dan System of Down.

Diakui Firdda, mereka sering dianggap berisik dan bawel di sekolah karena sering melakukan protes. Dari kebiasaannya itu, pengasuh teater memberi nama band Voice of Baceprot yang bermakna berisik atau bawel.

“Kalau ada hal yang enggak benar di sekolah, pasti kita protes. Kita juga sering bikin tulisan di mading. Kita disebut anak-anak berisik,” ungkap Firdda.

Tidak mengherankan jika kebiasaan mereka protes, kemudian menular ke karya-karya mereka yang didominasi lirik-lirik tentang kritik sosial.

Berita Terkait

Gandeng UIN SGD, Kemenag akselerasi pengembangan madrasah unggulan di Sukabumi
Mengungkap alasan hotel terapkan jam check-in 14.00 dan checkout 12.00
10 kota dan kabupaten dengan destinasi wisata buatan terbanyak di Jawa Barat
5 mitos terpopuler di Sukabumi, pedoman moral sekaligus identitas budaya
2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi
5 foto hijab anggun Vanty Veronica, wanita Sukabumi di panggung film, model dan masterchef
Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?
8 tren fesyen 2027: Genderless, sustainable fashion naik level hingga AI

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Gandeng UIN SGD, Kemenag akselerasi pengembangan madrasah unggulan di Sukabumi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Mengungkap alasan hotel terapkan jam check-in 14.00 dan checkout 12.00

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:36 WIB

10 kota dan kabupaten dengan destinasi wisata buatan terbanyak di Jawa Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:44 WIB

5 mitos terpopuler di Sukabumi, pedoman moral sekaligus identitas budaya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:47 WIB

2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi lulusan kuliah menganggur - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Memahami generasi “anak dengan ekor busuk” di China

Jumat, 9 Okt 2026 - 05:24 WIB