sukabumiheadline.com – Irjen Pol Pipit Rismanto harus melepas jabatannya sebagai Kapolda Jawa Barat yang baru diembannya sekira lima bulan, tepatnya sejak Juni 2026. Ia diganti Irjen Pol Hengki sesuai Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Kemudian, Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi diangkat menjadi Wakapolda Jabar menggantikan Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.
Menurut Pemerhati Kepolisian sekaligus mantan Komisioner Kompolnas periode 2016-2020 dan 2020-2024, Poengky Indarti, pergantian pejabat di tubuh Polri, termasuk Kapolda dan Wakapolda Jawa Barat, dinilai sebagai bagian dari rotasi untuk penyegaran sekaligus memperkuat profesionalisme kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya melihatnya sebagai rotasi penyegaran (tour of duty, tour of area) serta penguatan,” kata Poengky, dikutip sukabumiheadline.com, Ahad (4/10/2026).

Menurut Poengky, penempatan pejabat juga perlu dilihat dari pengalaman dan kompetensi masing-masing. Ia menyontohkan Irjen Pol. Pipit Rismanto yang sebelumnya cukup lama bertugas di berbagai wilayah di Indonesia.
“Setahu saya Irjen Pipit Rismanto sudah lama bertugas di wilayah, sebelum di Jabar, beliau kan bertugas di Kalbar, sehingga relevan jika sekarang dipercaya untuk bertugas di Kementerian,” ujarnya.
Poengky juga menilai sejumlah penempatan dalam telegram rahasia (TR) Kapolri menunjukkan adanya kesesuaian antara pengalaman pejabat dengan posisi yang diberikan.









