Baru nikah 10 hari, pria asal Sukabumi malah bacok kepala istri

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi KDRT - sukabumiheadline.com/AI

Ilustrasi KDRT - sukabumiheadline.com/AI

sukabumiheadline.com – Seorang pria asal Kota Sukabumi, Jawa Barat, tega melukai istrinya dengan cara dibacok pada bagian kepala. Tak hanya istri, pelaku juga melukai anak tirinya.

Pelaku berinisial SHC (43) melakukan aksi kejamnya itu diduga karena tidak terima setelah ditegur sang istri berinisial J yang baru dinikahinya 10 hari lalu itu, gegara menebang kayu milik warga.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, peristiwa mengerikan itu dialami J di Kampung Cibayawak, Desa Wangunjaya, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Senin (27/10/2025) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat pembacokan itu, wanita berusia 61 tahun tersebut mengalami luka bacok pada bagian kepala, tangan hingga punggung.

Sementara Dd, anak dari J yang berupaya mencegah penganiayaan, juga turut mengalami luka di bagian tangan akibat sabetan senjata tajam.

Dd dan J kemudian berteriak minta tolong ke warga. Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung menuju asal suara. Selanjutnya, J dan Dd dilarikan ke RSUD Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi guna mendapatkan perawatan.

Untuk informasi, Agrabinta merupakan salah satu kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Cianjur yang berbatasan dengan wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Sehingga, fasilitas RS terdekat adalah RSUD Jampang Kulon.

Penjelasan polisi 

Sementara itu, Kapolsek Agrabinta Polres Cianjur, AKP Nandra Rihardja menyatakan pelaku SHC telah ditangkap dan kini mendekam di sel tahanan guna menjalani pemeriksaan dan mempertangungjawabkan perbuatannya.

Menurut Nandra, dari hasil penyelidikan sementara, pembacokan itu terjadi di rumah J, di Kampung Cibayawak. Di hadapan penyidik, SHC mengaku emosi setelah ditegur istrinya, usai menebang kayu milik warga saat dirinya diminta mencari kayu bakar oleh J.

“Diduga emosi dan menyimpan dendam, pada malam harinya saat pelaku melakukan pembacokan kepada isterinya J. Sementara korban Dd dalam menyatakan pembacokan itu terjadi ketika ibunya memanggil SHC untuk makam malam,” kata Nandra.

Dalam keterangannya, Dd mengaku mendengar ibunya berteriak minta tolong. Ia yang tengah berada di kamar depan pun bergegas keluar. Dd kaget melihatnya ibu berlari ke pintu depan dengan kondisi bersimbah darah.

“Dd kemudian berupaya mencegah aksi kekerasan yang dilakukan SHC. Tak ayal Dd ikut menjadi sasaran pelaku. Dd mengalami luka pada bagian tangan akibat sabetan senjata tajam,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Berita Terbaru

Honor Magic 9 - Honor

Gadget

Honor Magic 9 dirilis pekan ini, cek harga dan spesifikasi

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:00 WIB