Batu Kujang Cicurug Sukabumi Top 10 untuk Dikunjungi Versi Situs Amerika Serikat

- Redaksi

Sabtu, 4 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situs Batu Kujang Cicurug, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Situs Batu Kujang Cicurug, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Kabupaten Sukabumi kaya dengan peninggalan nenek moyang dari sejak zaman pra-sejarah. Ada banyak situs megalitik di Sukabumi, terutama di seputaran kaki Gunung Salak. Salah satunya adalah kompleks situs megalitik Batu Kujang di Kampung Tenjolaya Girang, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug.

Penduduk setempat mengenalnya dengan sebutan Batu Jolang, karena salah satu batunya berbentuk jolang atau bak mandi. Selain berbentuk jolang, setidaknya ada empat bentuk batu lain di lokasi tersebut dengan keunikannya tersendiri. Itulah mengapa disebut kompleks situs karena terdiri dari lebih dari satu bentuk batu.

Tak hanya bentuk batu yang menjadi daya tarik, menurut sesepuh setempat, Abah Uci yang datang ke Batu Jolang beragam tujuan, dari mulai berkemah sampai melakukan aktivitas spiritual. Baca lengkap: Gaess, ada 5 bentuk batu di situs Batu Kujang Cicurug Sukabumi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abah Uci bersama putranya, Kang Wawan telah lama menjadi juru pelihara di situs yang telah menjadi cagar budaya tersebut. Banyak sudah pengalaman Abah Uci yang sejak muda telah tinggal di lokasi itu, termasuk juga berbagai pengalaman mistik.

Disarikan dari sukabumixyz.com, Batu Jolang mempunyai cerita yang unik yang melatarinya. Menurut sumber lisan sesepuh setempat, kompleks situs sendiri dulunya adalah sebuah padepokan tempat para resi (orang cerdik cendekia).

Nah, untuk batu jolang sendiri katanya dipergunakan para resi untuk memandikan atau membai’at murid-muridnya. Tiga murid para resi yang terkenal dan dibai’at di batu jolang bernama: Taji Malela, Surya Kancana dan Balung Tunggal.

Batu Kujang Cicurug Sukabumi Top 10 untuk Dikunjungi Versi Situs Amerika Serikat
Batu Kujang Cicurug Sukabumi Top 10 untuk dikunjungi versi situs Amerika Serikat, l Istimewa

Kekinian, situs ini masuk dalam Top 10 destinasi terbaik di Sukabumi untuk dikunjungi versi situs Tripadvisor. Situs tersebut menempatkan Situs Batu Kujang di posisi ke-9.

Untuk informasi, Tripadvisor, Inc. adalah perusahaan biro perjalanan daring asal Amerika Serikat yang mengoperasikan situs web dan aplikasi seluler yang berisi konten buatan pengguna dan situs web pencarian harga yang berhubungan dengan perjalanan dan wisata.

 

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB