Berawal Curhat ke Teman, Setelah Itu Hijaber Cantik Ini Dilamar 2.000 Pria

- Redaksi

Selasa, 14 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syafiqah Ghazali. l Istimewa

Syafiqah Ghazali. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Viral kisah seorang gadis cantik bernama Syafiqah Ghazali, mencari jodoh di media sosial hingga kemudian dilamar oleh 2.000 pria sekaligus.

Hal itu terjadi berawal dari curhat Syafiqah kepada temannya. Sayangnya, viral curhat tersebut berujung tuduhan dari sejumlah pihak.

Perempuan asal Malaysia itu menjelaskan, dirinya sampai diteror orang karena dituduh scammer. Hal itu diungkapkan melalui akun Instagramnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada pihak yang menuduh saya scammer dan mengumpulkan data pribadi untuk dijual kepada pihak ketiga,” tulisnya di akun Instagramnya, @syafiqahghazali_.

Karenanya, Syafiqah meminta agar postingan tentang dirinya mencari jodoh tersebut dihapus. Dia tidak ingin nama baiknya tercoreng.

“Saya sudah memantau dan menyimpan bukti postingan-postingan yang dikeluarkan oleh individu serta pihak tertentu yang berniat memperburuk dan menjatuhkan reputasi saya dan individu-individu lain,” lanjut dia dalam postingannya.

Berita Terkait

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada
Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB