Bermain di Kasta Tertinggi Liga Eropa, Ini Dia Calon Pesaing Pratama Arhan di Timnas Garuda

- Redaksi

Rabu, 23 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shayne Pattynama. l Istimewa

Shayne Pattynama. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Atas permintaan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, sosok bek kiri asal Belanda, Shayne Pattynama, menjadi salah satu nama yang kabarnya akan direkrut untuk timnas Indonesia.

Nama Shayne Pattynama muncul sebagai calon pemain keturunan yang akan direkrut untuk timnas Indonesia pertama kali disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani. Menurutnya, PSSI telah memproses Shayne Pattynama untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia.

Pemain keturunan Belanda ini memiliki darah Indonesia dari ayah kandungnya. Hasani mengatakan, ayah Shayne Pattynama berasal dari Semarang, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Syahne Pattynama, pemain asal Belanda yang sekarang bermain di klub Viking FC (kasta tertinggi Liga Norwegia). Ayahnya lahir di Semarang,” ujar Hasani Abdulgani, melalui akun Instagram-nya, dikutip sukabumiheadlines.com pada Rabu (23/2/2022).

Setelah nama Jordi Amat dan Sandy Walsh, kini Shayne Pattynama menjadi pemain keturunan Indonesia yang akan diproses untuk bermain bersama skuad Garuda.

Profil Shayne Pattynama

Shayne Pattynama lahir di Lelystad, Belanda, pada 11 Agustus 1998 dengan nama lengkap Shayne Elian Jay Pattynama.

Dalam dunia sepak bola, pemain yang bermain di posisi bek kiri, itu mengawali karier sepak bola bersama sejumlah akademi seperti SV Lelystad, Jong Ajax, dan Jong Utrecht.

Bersama Jong Utrecht, Shayne sudah menapaki sejumlah jenjang, mulai dari U-17, U-19, dan terakhir bersama tim U-21. Shayne juga mencatatkan debutnya di kasta kedua Liga Belanda, atau Eerste Divisie, bersama Jong Utrecht pada 21 Agustus 2017, saat berjumpa FC Oss.

Adapun gol pertama Shayne Pattynama tercipta pada 11 Februari 2019 saat Jong Utrecht kalah 2-4 dari Go Ahead Eagles.

Pada pertengahan 2019, Shayne Pattynama memilih angkat kaki dari Jong Utrecht untuk bergabung bersama SC Telstar dengan durasi kontrak dua musim.

Bersama SC Telstar, ia cukup mendapatkan menit bermain yang reguler. Selama dua musim, Shayne Pattynama sukses mencatatkan 48 penampilan. Dari seluruh aksinya itu, ia mencatat lima gol dan lima assist untuk SC Telstar.

Shayne Pattynama kemudian mencari tantangan baru dengan meniti karier di Norwegia bersama Viking FK pada April 2021.

Sejauh ini, Shayne telah membukukan 24 penampilan di ajang Eliteserien, kompetisi kasta tertinggi di Liga Norwegia. Kontribusinya juga cukup impresif karena menyumbang dua gol dan lima assist.Timnas Garuda

Bersama Viking FK di sejumlah ajang, Shayne Pattynama ternyata memiliki kemampuan multi-posisi. Ia tak hanya sebagai bek kiri, tapi juga bisa dipasang sebagai sayap kiri, maupun gelandang kiri. Artinya, calon pesaing Pratama Arhan ini memiliki peran spesial di sektor kiri lapangan.

Berita Terkait

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam
Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027
Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa
Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak
Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini
Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib
Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League
IWL 2026/2027, Pelatih Timnas Indonesia ingin putrinya bermain Liga Putri

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB