Bukan Hanya Ormas Islam, Gubernur Bali Tolak Timnas Israel Karena Alasan Ini

- Redaksi

Rabu, 22 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bali, Wayan Koster. l Istimewa

Gubernur Bali, Wayan Koster. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Gubernur Bali I  Wayan Koster menolak Timnas Israel U-20 main di Bali pada ajang Piala Dunia U-20 2023 akan diulas dalam artikel ini. Hal itu membuat polemik keikutsertaan Israel U-20 di Piala Dunia U-20 2023 kian mencuat.

Diberitakan sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah organisasi masa Tanah Air menolak kehadiran Israel U-20 di Indonesia.

Senada sikap ormas Islam Gubernur Bali, sempat mengirimkan surat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) yang menolak kedatangan Israel U-20 ke Indonesia. Baca lengkap: MUI: Semua Ormas Islam Tolak Kedatangan Timnas Israel

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk diketahui, Piala Dunia U-20 2023 bakal segera berlangsung. Ajang pesta sepakbola kelompok usia 20 tahun itu akan terlaksana di Indonesia pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023.

Piala Dunia U-20 2023 sendiri diikuti 24 negara dari penjuru dunia. Saat ini 24 negara yang akan ambil bagian di Piala Dunia U-20 2023 pun sudah diketahui. Dari 24 negara, salah satunya adalah Timnas Israel U-20.

Timnas Israel U-20 berhak berlaga di Piala Dunia U-20 2023 setelah mampu menembus final Piala Eropa U-19 2022. Israel U-20 merupakan wakil dari Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA). Termasuk Israel U-20, ada juga Inggris U-20, Prancis U-20, Italia U-20, dan Slovakia U-20, yang merupakan wakil UEFA.

Namun, keikutsertaan Israel U-20 mendapat penolakan dari sejumlah masyarakat Tanah Air. Salah satunya Gubernur Bali, Wayan Koster. Dalam satu kesempatan Wayan Koster melayangkan surat resmi kepada Menpora RI terkait penolakan Israel U-20. Surat itu dikirim pada Selasa 14 Maret 2023.

Dalam suratnya, Wayan Koster menyatakan bahwa Bali menolak kedatangan Israel U-20. Penyebabnya, perbedaan pandangan politik Indonesia terhadap Israel kepada Palestina.

“Kami menyampaikan sudut pandang bahwa kebijakan politik Israel terhadap Palestina yang tidak sesuai dengan kebijakan politik pemerintah Republik Indonesia,” tulis keterangan surat tersebut.

“Yang sampai saat ini masih menjadi masalah serius politik regional,” tulis keterangan dalam surat tersebut. Serta tidak adanya hubungan diplomatik antara Indonesia dengan pemerintah Israel,” lanjut keterangan itu.

“Pemerintah Bali menyatakan menolak keikusertaan timnas Israel untuk bertanding di Provinsi Bali,” timpal Wayan Koster.

Sikap Wayan Koster untuk menghormati hubungan diplomatik pemerintah Indonesia dengan negara lain di dunia. Terlebih, negara yang berkaitan dengan Israel.

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut dari Wayan Koster mengenai kelanjutan penolakan terhadap Timnas Israel U-20. Di sisi lain, Bali merupakan satu dari enam tempat penyelenggara Piala Dunia U-20 2023.

Berita Terkait

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam
Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027
Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa
Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak
Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini
Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib
Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League
IWL 2026/2027, Pelatih Timnas Indonesia ingin putrinya bermain Liga Putri

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB