Cita Citata Tampil Berhijab, Hijrah?

- Redaksi

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cita Citata tampil berhijab. l Istimewa

Cita Citata tampil berhijab. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Penyanyi dangdut Cita Citata kembali mengunggah foto kegiatannya saat sedang rekaman di instagram pribadinya. Uniknya, penampilannya kini sudah berbeda. Dia nampak menggunakan hijab saat melakukan kegiatannya tersebut.

Sebelumnya penyanyi asal Bandung itu, ingin rehat bermain instagram imbas dari gosip kedekatannya dengan Didi Mahardika. Setelah satu bulan lamanya dia pun kini mulai aktif di media sosial dengan penampilan barunya.

Warganet pun langsung mendoakan Cita Citata agar tetap istiqomah dalam menggunakan hijab. Penasaran bagaimana penampilan Cita Citata dalam menggunakan jilbab?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Potret yang diunggah Cita Citata ketika ia sedang rekaman. Dia seperti sedang menyiapkan karya musik terbaru untuk para penggemarnya yang sudah lama menunggu.

IMG 20220913 135241
Cita Citata tampil berhijab. l Istimewa

Comeback-nya Cita Citata sebagai penyanyi, memperlihatkan penampilan yang beda. Tidak seperti penampilannya yang biasa, Cita memakai busana muslim yang tertutup, lengkap dengan hijab yang menutup kepalanya.

Mengenakan OOTD serba hitam, Cita Citata tampak bahagia dan bersemangat ketika merekam suaranya. Ia juga tampak glowing dan cantik dengan alis cetar dan eyeliner yang diriaskan ke wajahnya.

Saat rekaman, Cita Citata ditemani oleh Didi Mahardika. Keduanya memang tengah dirumorkan menjalin hubungan spesial. Meski sedang digosipkan pacaran, mereka tak ragu tampil dalam satu frame dengan interaksi hangat dan mesra..

Cita tampak sangat bahagia bisa ditemani oleh Didi Mahardika selama proses rekaman lagu barunya. Didi yang mengenakan topeng juga sempat berucap i love pada Cita. “i love you more,” balas Cita Citata. Mesra banget, kan?

Cita tidak menjelaskan lebih lanjut baik tentang proyek musik terbarunya ataupun penampilannya. Namun, publik tetap memberikan dukungan dan doa terbaik bagi Cita. Jadi nggak sabar dengan karya musik terbaru Cita Citata.

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB