Dedi Mulyadi turun tangan, jalan butut 3 tahun leucir bikin Bupati Sukabumi bahagia

- Redaksi

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sukabumi Asep Japar dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - Ist

Bupati Sukabumi Asep Japar dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - Ist

sukabumiheadline.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya turun tangan merespons keluhan warga Kabupaten Sukabumi terkait banyaknya jalan yang rusak hingga rusak berat.

“Sim Kuring ge uninga, jalan di Sukabumi teh barutut (saya juga tahu jalan di Sukabumi tuh pada jelek – red),” kata Dedi Mulyadi dikutip sukabumiheadline.com dari video yang diunggah di akun Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/6/2025).

Baca Juga: Ini 9 Program 100 Hari Bupati/Wabup Sukabumi finish 31 Mei, mana sudah terwujud?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlihat Bupati Sukabumi Asep Japar duduk di samping Dedi Mulyadi, dan melemparkan senyuman.

“Bupatina oge lieureun. Kunaon lieur? Ari jalan bututna loba, ari duit euweuh (Bupatinya juga pusing. Kenapa pusing? Karena jalan rusak banyak, duitnya tidak ada),” lanjut Dedi.

“Tapi sabar heula da pemerintah ge boga rencana. Antara kabupaten sareng provinsi sareng pusat kerja sama. Pokokna jalanna laleucir tilu tahun ka hareup (Tapi sabar dulu, karena pemerintah juga punya rencana. Antara pemerintah kabupaten dan provinsi dan pusat akan bekerja sama. Pokoknya jalan tiga tahun akan mulus).

Baca Juga: Catatan kritis 100 Hari Kerja Bupati/Wabup Sukabumi, LKK beri nilai 2 dari 10

Sementar itu, Asep Japar yang duduk di samping Dedi Mulyadi terlihat sumringah, tersenyum bahagia.

“Kitu. Bupati teh lain ngopi wungkul. Gawe. Mikir (Begitu. Bupati bukan hanya minum kopi doang. Kerja. Berpikir),” pungkas Dedi Mulyadi.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru