Diperkuat Remaja asal Gegerbitung Sukabumi, Ini Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs UEA

- Redaksi

Rabu, 5 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Gaoshirowi, pemain Timnas Indonesia asal Gegerbitung. l Istimewa

Muhammad Gaoshirowi, pemain Timnas Indonesia asal Gegerbitung. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Meskipun masih dalam suasana duka tragedi Kanjuruhan, Timnas Indonesia U-17 kembali beraksi di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Grup B. Garuda Muda bertemu Timnas Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 5 Oktober 2022.

Timnas Indonesia memulai persaingan di Grup B dengan manis. Armada Bima Sakti menggasak Guam 14-0 pada 3 Oktober 2022. Baca lengkap: Timnas U-17 Cukur Guam 14-0, Gaoshirowi Wonderkid asal Sukabumi Cetak Gol

UEA sudah melakoni dua pertandingan. Mereka menghajar Guam 9-0, lalu menekuk Palestina 4-3.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karenanya, pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti mengatakan bahwa dirinya telah meminta kepada anak asuhnya untuk mewaspadai cara licik para pemain UEA.

Ia menekankan kepada para pemainnya agar tidak membuat pelanggaran di dekat kotak penalti sendiri. Sebab, skema bola mati dari UEA bisa saja mengancam gawang Timnas Indonesia U-17.

“UEA tim bagus. Mereka menang 9-0 lawan Guam. Kita sudah lihat videonya,” kata Bima Sakti.

“Saya sampaikan ke pemain dari awal, kita kalau lawan tim Arab, apalagi mereka juga punya postur tinggi jangan bikin pelanggaran-pelanggaran di dekat kotak penalti karena itu akan dimanfaatkan.”

Diperkuat Remaja asal Gegerbitung Sukabumi

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Muhammad Gaoshirowi merupakan remaja asal Kampung Babakan Cangklek RT 001/002, Desa/Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Anak bungsu yang lahir pada 18 Januari 2006 tersebut, sebelumnya sukses membawa tim Persib U-16 menjadi juara di turnamen Nusantara Open 2022. Baca juga: Garuda Calling, Wonderkid asal Sukabumi di Timnas U-17

Jadwal Indonesia vs UEA

Duel Indonesia vs UEA dimulai pukul 20.00 WIB dan disiarkan langsung televisi swasta. Sebelum laga ini, ada pertandingan Malaysia vs Guam yang dimulai pukul 16.00 WIB.

Berikut jadwal siaran langsung Timnas Indonesia U-17 malam ini 20.00 WIB – Indonesia U-17 vs Uni Emirat Arab U-17 – Indosiar, Vidio.

Berita Terkait

ACL Two 2026/2027: Pelatih Melbourne Victory FC puji skuad Persib jelang laga malam ini
Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam
Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027
Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa
Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak
Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini
Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib
Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:00 WIB

ACL Two 2026/2027: Pelatih Melbourne Victory FC puji skuad Persib jelang laga malam ini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB