DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

- Redaksi

Sabtu, 10 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AMTJM) Kabupaten Sukabumi - Ist

Kantor Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AMTJM) Kabupaten Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi mendorong Perumda Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM TJM) Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan setoran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sebelumnya yang sebesar Rp11,4 miliar.

Pada 2027, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, mendorong Perumda AMTJM meningkatkan kontribusi terhadap PAD menjadi Rp20 miliar. Hal itu disampaikan saat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanda Daerah (RAPBD) 2027 antara Komisi III dengan Perumda AMTJM.

Menurut Hera Iskandar, peningkatan kontribusi TJM menjadi perhatian karena perusahaan daerah harus mampu meningkatkan pendapatan tanpa mengesampingkan fungsi pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini kontribusi (Perumda AMTJM terhadap PAD) sekira 11,4 miliar Rupiah. Kami meminta targetnya ditingkatkan menjadi 20 miliar Rupiah pada 2027. Mudah-mudahan target tersebut bisa tercapai,” ujar Hera, dikutip Sabtu (10/10/2026).

Lebih jauh, Hera menjelaskan, target tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi manajemen Perumda AMTJM, mengingat tidak ada Penyertaan Modal Daerah (PMD) baru untuk BUMD di RAPBD 2027.

Dengan kondisi tersebut, peningkatan kinerja perusahaan diharapkan lebih banyak ditopang oleh optimalisasi pengelolaan usaha, peningkatan pendapatan, dan efisiensi operasional.

“Tidak ada penyertaan modal. Karena sudah dikunci dalam KUA-PPAS 2027, tahun 2027 tidak ada penyertaan modal untuk BUMD,” kata Politisi Gerindra itu.

Politikus Partai Gerindra itu juga mengingatkan, peningkatan kontribusi terhadap PAD tidak boleh berdiri sendiri. Hal itu karena Perumda AMTJM memiliki tugas utama sebagai penyedia layanan air bersih bagi masyarakat.

Karenanya, Komisi III menyoroti masih adanya masyarakat yang belum terjangkau jaringan pelayanan air bersih. Perluasan akses tersebut dinilai sama pentingnya dengan pencapaian target pendapatan.

“Masyarakat yang belum terjangkau (layanan air bersih) harus menjadi perhatian. Selain PAD, BUMD seperti AMTJM punya tugas penting dalam menyediakan pelayanan air bersih,” tegas Hera.

Menurutnya, strategi teknis untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas jaringan merupakan kewenangan manajemen Perumda TJM. DPRD akan melihat hasilnya dari dua indikator utama, yakni peningkatan kontribusi terhadap PAD dan semakin luasnya cakupan pelayanan.

“Teknisnya lebih kepada cara mereka bekerja untuk meningkatkan pelayanan. Dari sisi DPRD, kami melihat sejauh mana masyarakat bisa terjangkau,” ujarnya.

Berita Terkait

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM
Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar
DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat
DPRD Kabupaten Sukabumi putuskan Renja 2027
DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar

Berita Terbaru

Kesehatan

Kok bisa perempuan punya kumis? Ternyata ini penyebabnya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 05:35 WIB

Ilustrasi Halloween - sukabumiheadline.com

Khazanah

31 Oktober: Halloween, Saraswati hingga pendiri Pramuka Putri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:01 WIB

Rumah warga Gunungpuyuh, Kota Sukabumi ambruk dipicu longsor - BPBD Kota Sukabumi

Sukabumi

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Okt 2026 - 19:20 WIB