Dua hari lagi Iwan Fals hibur warga Sukabumi gratis, cek lokasi dan syarat nonton

- Redaksi

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iwan Fals - @iwanfals

Iwan Fals - @iwanfals

sukabumiheadline.com – Musisi legendaris Iwan Fals dikabarkan bakal menggelar konser gratis di Sukabumi. Hal tersebut setelah pihak penyelenggara konser merilis agenda konser di 25 Kota salah satunya di Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi diperoleh, konser gratis Iwan Fals di Lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa Lemdiklat Polri, Jl. Bhayangkara, Kota Sukabumi, pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Baca Juga:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk informasi, Sukabumi akan menjadi kota pertama yang akan disambangi Iwan Fals dalam konser bertajuk GaunG Merah seGALAnya itu.

“HALOOO WARGA WARGI SUKABUMI, SIAPIN DIRI KALIAN UNTUK SERU-SERUAN!” Gaung Merah seGALAnya bakal mampir ke kota kalian! Selamat menikmati musik, kuliner dan film yang kualitasnya menyala dari waktu ke waktu!” demikian dikutip dari unggahan Instagram @iwanfals, Kamis (6/6/2024).

Diketahui, penyanyi bernama lengkap Virgiawan Listanto itu akan tampil dalam konser gratis tersebut bersama grup band T’KOOS.

Baca Juga: Daftar Nama Pejabat Kapolri dari Masa Penjajahan hingga Saat Ini

Syarat nonton konser gratis 

Namun, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi jika warga Sukabumi ingin menyaksikan konser gratis Iwan Fals, pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Konser gratis tersebut dikhususkan bagi usia 18 tahun ke atas yang akan dibuktikan dengan menunjukkan KTP saat berada di lokasi.

Baca Juga: Iptu Bayu Sunarti Musuh Pelaku Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Sukabumi

Selain itu ada sejumlah larangan yang wajib dipatuhi, yakni membawa makanan dan minuman dari luar, dan membawa obat-obatan terlarang dan minuman keras.

Kemudian, dilarang membawa senjata api dan tajam, membawa kamera professional, drone, membawa payung, membawa dan menggunakan rokok elektrik.

Selain itu, penonton juga dilarang membawa ikat pinggang, bambu, dan bendera, laser, helm, dan atribut politik, tripod, monopod, tongsis, dan parfum.

Berita Terkait

Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an
Profil lengkap Farid Hardja dan kisah hidup sang musisi legendaris asal Sukabumi
Mengenal 5 karakter alpha woman, bukan berarti tidak memiliki sisi feminin
Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi
Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur
Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya
Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?
Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:32 WIB

Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:11 WIB

Profil lengkap Farid Hardja dan kisah hidup sang musisi legendaris asal Sukabumi

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:34 WIB

Mengenal 5 karakter alpha woman, bukan berarti tidak memiliki sisi feminin

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:20 WIB

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:13 WIB

Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur

Berita Terbaru

Gaya busana era 80an hingga 90an - Ist

Trend

Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:32 WIB

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

Sukabumi

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB