Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengiran Raabi'atul Adawiyyah istri Pengiran Muda Abdul Malik

Pengiran Raabi'atul Adawiyyah istri Pengiran Muda Abdul Malik

sukabumiheadline.com – Pengiran Raabi’atul Adawiyyah Pangiran Haji Bolkiah harus kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena dinilai telah berbuat tak pantas. Pencabutan gelar dilakukan oleh Sultan Brunei Hassanal Bolkiah atas menantu perempuannya tersebut pada Sabtu (8/8/2026).

Pengiran Raabi’atul Adawiyyah merupakan istri dari Pangeran ‘Abdul Malik Hassanal Bolkiah. Kantor Kepala Protokol Kerajaan (Grand Chamberlain) mengumumkan pencabutan gelar Pengiran Raabi’atul Adawiyyah tersebut.

Penjabat Kepala Protokol Kerajaan, Pengiran Haji Raffizanna Pengiran Haji Razali, menyatakan bahwa keputusan pencabutan gelar itu merupakan titah kerajaan yang dikeluarkan oleh Sultan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan RTB News, pencabutan gelar itu dilakukan menyusul perilaku Pengiran Raabi’atul Adawiyyah yang dinilai tidak pantas bagi seorang istri anggota keluarga kerajaan.

Tindakannya juga dinilai telah mencoreng nama baik institusi kerajaan, dan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap Sultan Hassanal Bolkiah.

Meski demikian kantor kerajaan tidak merinci perilaku apa yang dimaksud, maupun memberikan keterangan lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

Berita Terkait

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53
Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv
Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya
Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada
Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia

Berita Terbaru

Ilustrasi dukun di Indonesia - sukabumiheadline.com

Kultur

5 cerita dan cap hitam teluh Jampang Sukabumi

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:00 WIB

Le Minerale sponsori Persib Bandung - Ist

Nasional

Muncul seruan boikot Le Minerale dipicu video aksi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:00 WIB