Dukung Palestina, Bintang Harry Potter Dikecam Dubes Israel di PBB

- Redaksi

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emma Watson. l Istimewa

Emma Watson. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I Bintang film Harry Potter, Emma Watson, dikecam Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan pada Senin, 3 Januari 2022, setelah Emma menyatakan dukungan untuk Palestina secara online.

Emma Watson memposting gambar di akun Instagram-nya sehari sebelumnya, Ahad (2/1/2022) yang menunjukkan aktivis pro-Palestina dengan kalimat “Solidaritas adalah kata kerja.”

Emma Watson membagikan kutipan kepada 64 juta pengikutnya dari cendekiawan dan aktivis Sara Ahmed. “Solidaritas tidak menganggap bahwa perjuangan kita adalah perjuangan yang sama, atau bahwa rasa sakit kita adalah rasa sakit yang sama, atau bahwa harapan kita adalah untuk masa depan yang sama. Solidaritas melibatkan komitmen, dan kerja,” kata kutipan Ahmed.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erdan membagikan tangkapan layar posting Watson di Twitter pada Senin sebagai tanggapan darinya.

“Fiksi mungkin berhasil di Harry Potter tetapi tidak berhasil dalam kenyataan. Jika itu terjadi, sihir yang digunakan di dunia sihir bisa menghilangkan kejahatan Hamas (yang menindas wanita). Saya akan mendukung itu!” Tulusnya

Postingan itu muncul kurang dari seminggu setelah Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menjamu Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas di rumahnya.

Pertemuan tersebut adalah untuk pertama kalinya pemimpin Palestina itu bertemu dengan seorang pejabat senior Israel di dalam wilayah Israel sejak 2010.

Pertemuan itu dikritik keras oleh partai-partai oposisi sayap kanan dan beberapa anggota koalisi yang berkuasa. Gantz menolak kritik tersebut dan berjanji untuk melanjutkan pertemuan dengan pemimpin Palestina.

Erdan adalah mantan menteri Partai Likud, pimpinan oposisi Benjamin Netanyahu dan ditunjuk sebagai duta besar Israel untuk AS dan PBB oleh Netanyahu. Dia digantikan sebagai duta besar AS oleh Mike Herzog pada November 2021.

Berita Terkait

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada
Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB