Hari Ayah Nasional, Sosok Pahlawan di Mata 5 Anak Lelaki Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 12 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Ayah I Dok. Pribadi

Hari Ayah I Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com I SUKABUMI – Sosok ayah memiliki peranan penting dalam hidup anaknya, tidak hanya untuk anak perempuan tetapi bagi anak laki-lakinya juga sangat berperan penting.

Anak perempuan pasti menjadikan ayah adalah teladan, lelaki pertama yang dicintai oleh seorang perempuan. Tentunya dia ingin cintanya terbalas, agar dia bisa dengan percaya diri mencari cinta sejati yang menjadi jodohnya kelak.

Namun anak lelaki pun pasti menjadikan ayah sebagai sosok pahlawan di matanya, karena ayah adalah contoh untuk anak lelakinya agar kelak bisa menjadi lelaki yang kuat, tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumat, 12 November 2021 adalah Hari Ayah Nasional, sukabumiheadline.com menanyai lima lelaki Sukabumi tentang bagaimana sosok ayah di mata mereka.

Berikut lima pandangan sosok ayah menurut lima lelaki Sukabumi.

1. Helmi Putra Munggaran (36), warga Perum Alam Layung Indah, Kecamatan Cicantayan.

Ayah itu sesosok pahlawan, pria yang sangat luar biasa. Selalu berusaha untuk keluarganya, tak pernah mengenal lelah, tak pernah mengeluh dan tak pernah memperlihatkan kesulitannya kepada keluarganya.

Tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi ayah kandung kita dengan segala kewajibannya dan risiko yang sangat beratnya. Seorang anak pun tidak akan sanggup menggantikan posisi Almarhum ayah.

Ayah itu orang Hebat, ayah itu orang Kuat. Semoga tenang di alam sana. I Love You ayah… Alfatihah…

2. Yusuf Firdaus (19), asal Kecamatan Kadudampit

Ayah bukan hanya menanggung beban keluarga di dunia juga menanggung dosa-dosa keluarganya kelak di akhirat. Ayah pelindung, pendidik, pelatih, penghibur, dan juga bisa menjadi teman.
Intinya ayah orang paling penting di keluarga walau tidak bisa menjadi sosok seorang ibu.

3. Krisna Putra (20), asal Kecamatan Gunungguruh

Ayah di mata saya adalah sosok yang paling berjasa, seseorang yang selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik bagi keluarganya, seorang yang rela menghabiskan waktunya untuk mencari rezeki supaya anak-anaknya bisa mendapatkan pendidikan layak.

4. Erwin Permana (47), asal Kecamatan Citamiang

Sosok ayah di mata saya adalah orang yang patut kita hormati, kita hargai, sejelek apapun itu, apakah dari pekerjaannya atau hal lainnya, itu tetap ayah kita kan. Dia yang menjadi motivasi untuk saya, menjadi seperti sekarang.

5. Efan A Setia (32), asal Kecamatan Cikole

Ayah bagi saya adalah sosok lelaki tangguh, dia berusaha memberikan sekuat tenaganya hanya untuk keluarga yang dicintainya. Ayah mengajarkan saya bagaimana menjadi lelaki tangguh, kuat, lembut dan bertanggung jawab, terhadap hal yang saya lakukan.

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB