Hari ini 79 tahun lalu: Belanda menyerbu Sukabumi TNI dan pejuang mundur

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak serangan Agresi Militer ke Sukabumi - Ist

Dampak serangan Agresi Militer ke Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Hari ini 79 tahun lalu, tepatnya 21 Juli 1947, pasukan Belanda menyerbu wilayah Sukabumi hingga membuat TNI dan pejuang terdesak dan memilih mundur untuk menghindari jatuhnya korban.

Serangan pasukan Belanda tersebut dikenal sebagai Agresi Militer Belanda I (Operasi Produk) di Sukabumi. Pasukan Belanda berhasil menerobos dari sektor timur dan menguasai pusat kota serta Pembangkit Listrik Ubrug pada 26 Juli 1947.

Agresi tersebut terjadi serentak bersama wilayah Jawa dan Sumatra. Di Sukabumi, serangan tersebut berhasil membuat pasukan TNI dan warga terpaksa menyingkir dan bergerilya ke arah Nyalindung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasukan Sekutu saat baku tembak dengan pejuang Indonesia di Bojongkokosan, Sukabumi. l Istimewa
Pasukan Sekutu saat baku tembak dengan pejuang Indonesia di Bojongkokosan, Sukabumi – Ist

Serangan mendadak membuat TNI dan laskar setempat tidak sempat melakukan bumi hangus. Mereka mundur ke daerah pedalaman seperti Nyalindung bersama para pengungsi.

Alhasil, selain menduduki wilayah strategis, Belanda juga sukses mengincar instalasi vital seperti Pembangkit Listrik Ubrug untuk mengontrol pasokan energi. Baca selengkapnya: PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia

Kantor PLTA Ubrug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat - Ist
Kantor PLTA Ubrug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat – sukabumiheaadline.com

Baca Juga: Mengintip interior dan mengenal sejarah PLTA Ubrug Sukabumi

Melansir Historia, Hetty Kabir, putri dari Mayor Harun Kabir, salah seorang perwira Divisi Siliwangi yang namanya diabadikan menjadi nama jalan di Kota Sukabumi, mengaku masih ingat situasi di Sukabumi pada 26 Juli 1947.

Perempuan kelahiran 1937 tersebut melukiskan pagi itu belasan pesawat terbang melayang-layang di atas kota sambil melepaskan bom-bom yang menghancurkan beberapa tempat strategis.

“Salah satunya Stasiun Kereta Api Sukabumi yang langsung porak poranda terkena bom Belanda,” kenang dia dikutip Selasa (21/7/2026).

Berita Terkait: Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia

Dampak serangan Agresi Militer ke Sukabumi - Ist
Dampak serangan Agresi Militer ke Sukabumi – Ist

Sadar akan bahaya mengancam, siang itu juga sebagian besar masyarakat Sukabumi mengungsi ke luar kota. Sementara itu, kekuatan Brigade Surjakantjana yang menjadi penanggung jawab kemananan wilayah Bogor, Sukabumi, dan Cianjur alih-alih melakukan perlawanan, mereka terpaksa mundur ke arah Nyalindung.

Di kota yang terletak antara Cianjur dengan Sukabumi tersebut, TNI bekerjasama dengan para pejabat sipil, mereka lantas mendirikan pemerintahan darurat.

Berita Terkait

27 Oktober: 3 hari penting diperingati, HLN, HPN hingga World Day for Audiovisual Heritage
24 Oktober: HDN, Harlah IDI dan PBB, Black Thursday hingga Perdamaian Westfalen
23 Oktober: Telekomunikasi pertama di Indonesia hingga pembalap MotoGP tewas
HSN 22 Oktober: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, ada apa di Sukabumi?
Kapolri minta MUI haramkan vape
18 Oktober: Hari Menopause Sedunia, kenali gejala, penyebab, obat dan pencegahan
17 Oktober: Jumlah penduduk miskin Sukabumi di Hari Pemberantasan Kemiskinan
16 Oktober: Dua hari penting diperingati di Indonesia, HPS dan HPI

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:57 WIB

24 Oktober: HDN, Harlah IDI dan PBB, Black Thursday hingga Perdamaian Westfalen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:29 WIB

23 Oktober: Telekomunikasi pertama di Indonesia hingga pembalap MotoGP tewas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:23 WIB

HSN 22 Oktober: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, ada apa di Sukabumi?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Kapolri minta MUI haramkan vape

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:02 WIB

18 Oktober: Hari Menopause Sedunia, kenali gejala, penyebab, obat dan pencegahan

Berita Terbaru

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB