Icip Yuk, Seblak Komplit Spesial di Parungkuda Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 26 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seblak Komplit Spesial. l Istimewa

Seblak Komplit Spesial. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l PARUNGKUDA – Siapa tak kenal kuliner yang satu ini, meskipun dikenal berasal dari Bandung, tapi seblak kini banyak di jual di seantero wilayah Jawa Barat.

Kuliner tradisional yang biasanya terdiri dari mie dan kerupuk disiram bumbu pedas, kini banyak dijual dalam sajian lebih menarik dengan beragam campuran seperti udang, cumi hingga bakso. Selain itu, kekinian seblak juga banyak disajikan dengan banyak pilihan topping di atasnya.

Seblak Komplit Spesial, ala Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, ini disajikan dengan berbagai olahan ikan dan topping. Di sini Foodies bisa menikmati seblak dengan gulung kepiting, tofu, udang, kembang cumi, chikuwa, otak-otak Singapura, nugget kepiting, dumpling ayam hingga keju.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyajikan banyak menu seblak, seperti seblak seafood, seblak mukbang dan banyak lagi,” kata sang owner Mochamad Ardiansyah (27) kepada sukabumiheadlines.com, Sabtu (26/2/2022).

Untuk harga seblak komplit, tambah Ardiansyah, dijual Rp27 ribu saja per porsi. “Cukup terjangkau kok harganya, cuma 27 ribu Rupiah per porsinya,” kata pria asal Kampung Pakuhaji, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi itu.

Jika ingin menikmati seblak komplit ini, Foodies bisa datang pada pukul 10.00 WIB hingga 20.30 WIB. “Kalau Kamis malam, kami libur,” pungkas Ardiansyah.

Berita Terkait

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks
Ketika perempuan Sukabumi tak pernah kehilangan identitas Sunda
Mendikdasmen akan berlakukan lagi kebijakan tidak naik kelas tahun depan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB