Ini manfaat essentials oils, bisnis baru presenter tv asal Sukabumi, Fitria Widi Waluya

- Redaksi

Selasa, 20 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fitria Widi Waluya, presenter televisi nasional asal Sukabumi - Istimewa

Fitria Widi Waluya, presenter televisi nasional asal Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Masa pandemi adalah masa ujian bagi kita semua, seolah olah kita berada di tengah badai yang sama, namun dengan perahu yang berbeda beda. Apapun ini skenario dari Allah, dan kita harus meyakininya. Kita harus mampu berikhtiar, berdoa dan melakukan yang terbaik.

Sikap itu menjadi pilihan dari presenter televisi nasional asal Sukabumi, Jawa Barat, Fitria Widi Waluya. Baca selengkapnya: Fitria Widi Waluya, Wanita Sukabumi Malang Melintang di Dunia Presenter Acara Religi TV Nasional

“Masa pandemi juga menjadi suatu momentum kita mengerahkan semua potensi dan energi untuk mencari ridhanya. Karena di balik ujian tersimpan hikmah yang luar biasa,” ujar Fitria beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak lima tahun terakhir ini Ibu dari Elora dan Xavier ini mempelajari bagaimana rempah rempah ini bisa menjadi minyak rempah atau essentials oils, Pas didalami ternyata sesuai dengan fashionnya.

“Sejak Pandemi Covid 19 ini, aku menjadi lebih serius lagi untuk mendalaminya dan Mengembangkan Kekayaan rempah yang dimiliki Indonesia dan menjadi daya Tarik sendiri,” kata Widi panggilan akrab sang presenter.

Widi menjelaskan, minyak rempah atau minyak atsiri merupakan ekstrak minyak harum yang didapat dari hasil penyulingan tanaman, bunga, akar kayu, atau biji buah. Mencintai minyak rempah dapat mengurangi ketergantungan dari obat obatan kimia, karena khasiatnya sangat holistik sekali.

“Penggunaannya juga luas bisa untuk kecantikan dan juga kesehatan,” imbuhnya.

Secara garis besar ada empat aroma, yaitu bunga-bungaan, aroma sitrus, mint, dan dari kayu kayuan.

Fitria Widi Waluya, presenter stasiun televisi nasional asal Sukabumi. l Istimewa
Fitria Widi Waluya, presenter stasiun televisi nasional asal Sukabumi. l Istimewa

Dengan banyak manfaat minyak rempah dapat digunakan untuk konsentrasi, bisa berfungsi untuk anti virus seperti sakit pernafasan, tenggorakan, serta dapat meningkatkan gairah untuk bekerja, dan sebagainya.

“Dengan menggeluti bisnis minyak rempah sangat mengasikkan. Selain dapat benefit untuk keluarga, secara personal juga bisa menolong orang orang untuk lebih sehat, lebih happy dan menyenangkan,” ungkapnya.

“Dan menjadikan peluang buat aku supaya lebih serius mengolah rempah-rempah ini menjadi minyak esensial,” sambung Presenter Indahnya Kebersamaan SCTV dan Serambi Islami TVRI ini.

Widi juga mengungkapkan kebahagiannya bisa berbisnis produk tersebut. Karena waktu untuk keluarga masih bisa jadi prioritas utama.

“Apapun niat kita bekerja adalah Beribadah, sehingga yang di peroleh bukan hanya untuk di dunia, akan tetapi menjadi investasi di akhirat, setiap perbuatan akan diminta pertanggung jawaban, Insya Allah,” pungkas wanita yang hobi memasak dan travelling ini.

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB