Innalillahi, Dedi Damhudi anggota DPRD Jawa Barat dari Sukabumi tutup usia

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Damhudi, Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi - Istimewa

Dedi Damhudi, Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Anggota DPRD Jawa Barat dari Dapil Kabupaten dan Kota Sukabumi periode 2024-2029, Dedi Damhudi meninggal dunia pada Ahad (23/2/2025), sekira pukul 02.00 WIB di salah satu rumah sakit di Kota Bandung.

Kepergian pria yang juga menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sukabumi tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, kader PPP serta masyarakat.

Saat ini, jenazah almarhum tengah dalam perjalanan dari Bandung menuju rumah duka di Pondok Pesantren Darul Ahkam Panagogan, Desa Gunungendut, Kecamatan Kalapanunggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk informasi, sebelum menjabat anggota DPRD Jawa Barat, almarhum juga pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari partai yang sama.

Profil Dedi Damhudi

H. Dedi Damhudi lahir di Sukabumi pada 25 Oktober 1970. Ia berasal dari Kampung Situ Sukarame, RT 006/005, Desa Parakansalak Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi.

Dedi merupakan alumni SMA Negeri Cibadak (1986-1989) dan menamatkan pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Bangsa (2009-2014).

Ia terpilih sebagai anggota DPRD Jawa Barat dari Dapil 5 (Kota dan Kabupaten Sukabumi) dari PPP.

Di DPRD Jawa Barat, almarhum duduk di Komisi I Bidang Pemerintahan, meliputi Pemerintahan, Ketentraman dan Ketertiban, Kependudukan, Penerangan dan Pers, Hukum Perundang-undangan dan Hak Asasi Manusia, Kepegawaian, Aparatur dan Penanganan KKN, Perijinan, Partai Politik dan Organisasi Kemasyarakatan, Pertanahan, Kekayaan Daerah, Telematika, Kerja Sama dan Penyelesaian Perselisihan, Polisi Pamong Praja, Pendidikan dan Pelatihan Aparatur.

Berita Terkait

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terbaru