Jatuh Korban sebab Jalan dan Jembatan Cikareo Sukabumi Rusak, Warga Kerja Bakti

- Redaksi

Senin, 14 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Cikareo rusak sudah jatuh korban. l Abdul Fikri

Jembatan Cikareo rusak sudah jatuh korban. l Abdul Fikri

SUKABUMIHEADLINES.com l GUNUNGGURUH – Rusak Jalan Kabupaten dan Jembatan Cikareo, Kabupaten Sukabumi, membuat warga berinisiatif melakukan kerja bakti memperbaikinya. Tak hanya itu, inisiatif juga dilakukan dengan cara memasangi pagar sementara sebagai penanda jalan dan imbauan dalam bentuk spanduk.

Jembatan Cikareo yang terletak di Kampung Kutamaneuh, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, mengalami longsor pada bagian salah satu tebingnya.

longsor2
Warga bekerja bakti memperbaiki jalan rusak. l Abdul Fikri

Menurut salah seorang warga setempat, Abdul Fikri (34), rusak jembatan tersebut sudah sejak satu tahun lalu. “Kita warga berinisiatif melakukan kerja bakti memperbaiki jalan rusak dan memasang penanda jalan karena sudah memakan korban,” kata dia kepada sukabumiheadlines.com, Ahad (13/3/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak sampai di situ, Fikri juga terbilang rutin mem-posting jalan dan jembatan rusak tersebut di akun media sosial. Ia berharap, jalan dan jembatan rusak tersebut segera diperbaiki.

“Harapannya ya solusi aja dari pemerintah, agar segera diperbaiki karena kondisi jembatan seperti saat ini sudah memakan korban,” harap Fikri.

Lebih jauh, admin Cikujang Facebook itu mengatakan, pada Ahad siang, tim dari Polres Sukabumi Kota meninjau lokasi jembatan rusak tersebut, kemudian memasang spanduk berisi imbauan kepada pengguna jalan.

Berita Terkait

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:05 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan - Pemprov Jawa Barat

Jawa Barat

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:00 WIB