Kabar Teranyar Rieka Roslan Penyanyi dan Pencipta Lagu asal Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 12 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rieka Roeslan. l Istimewa

Rieka Roeslan. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Rieka Roslan lahir di Sukabumi, 23 Januari 1970. Ia adalah penyanyi Indonesia beraliran musik Jazz, Soul, dan Fusion.

Rieka aktif menyanyi sejak 1997 hingga sekarang dan pernah dinaungi label Sony Music Indonesia (2006-2008), dan sejak 2008 hingga sekarang di bawah Platinum Records.

Pada awal karier menyanyi ia bergabung dengan band The Groove. Kemudian, bersama Andien, Nina Tamam, Iga Mawarni, dan Yuni Shara membentuk grup vokal 5 Wanita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Album studionya seperti Mata Ketiga (2005), Bercerita (2006), Triangle of Life (2008), dan Rendezvous (2012).

Rieka juga menciptakan lagu untuk Andien yang merilis video klip Halo Sayangku dalam album Metamorfosa yang menampilkan anggota keluarganya.

Seperti yang dikutip sukabumiheadline.com dari antaranews.com, Senin (11/7/2020), disebutkan bahwa singel keenam dari album Metamorfosa itu diciptakan oleh Rieka Roslan dan diaransemen oleh Ali Akbar.

Kabar terbaru, Rieka Roslan membantu pengacara Minola Sebayang yang mulai merintis menjadi seorang produser musik dan penyanyi. Rieka tidak sendirian, ia dibantu oleh penyanyi senior Ermy Kulit.

Diketahui, Minola Sebayang membawa 5 penyanyi talenta muda asal Tanah Karo, Sumatera Utara, yakni Maharani Tarigan, Mayang Mytami, Trisna Key, Rainson dan Key dalam menghadapi industri musik.

“Sebagai putra daerah (Karo) saya paham betul banyak talenta muda berbakat dengan suara terbaik di Medan. Karena itulah, dibantu Mba Rieka Roslan dan juga Mba Ermi Kulit, saya menyeleksi beberapa penyanyi sampai akhirnya bertemu kelima penyanyi ini dengan karakter vokal yang berbeda,” kata Minola seperti diberitakan kompas.com.

Berita Terkait

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks
Ketika perempuan Sukabumi tak pernah kehilangan identitas Sunda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB