Kemendikdasmen guyur Pemkab Sukabumi Rp154 miliar untuk PAUD hingga SMP

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mendapat bantuan untuk perbaikan sekolah Rp154 miliar. Menurut Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, bantuan tersebut diberikan pemerintah pusat untuk melakukan revitalisasi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Data yang saya punya, per hari ini mengacu kepada NKS yang sudah ditandatangani oleh pihak kementerian dan juga pihak sekolah di Sukabumi, itu total bantuan revitalisasinya tahun ini Rp154 miliar,” kata Fajar Riza dalam keterangannya saat Audiensi dan Dialog Pendidikan di SMP 1 Cikembar, Rabu (5/8/2026).

Menurut wakil menteri yang juga putra asli Sukabumi itu, bantuan revitalisasi atau perbaikan sekolah itu lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp108 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Fajar, dalam catatan yang ia miliki, revitalisasi sekolah dengan anggaran Rp154 miliar pada tahun 2026 itu ditaksir akan memperbaiki 161 satuan pendidikan.

“Jumlah penerima paling tinggi itu adalah SD, 93 satuan pendidikan, kemudian yang kedua yang paling banyak adalah PAUD 39, setelah itu SMP 29 unit,” ungkap Wamen asal Kadudampit itu.

Pria kelahiran Sukabumi, 1 Februari 1979 tersebut, juga berharap agar anggaran Rp154 miliar yang akan menjangkau 161 satuan pendidikan itu diharapkan dapat memprioritaskan perbaikan pada sekolah rusak, terdampak bencana, hingga perbaikan infrastruktur sekolah di wilayah 3T (Wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar).

“Kami memang memprioritaskan daerah yang membutuhkan bantuan pusat berat, (seperti daerah) terdampak bencana dan daerah 3T, pada saat yang sama juga kami melihat tingkat keproaktifan daerah yang bersangkutan (untuk melakukan usulan),” papar Fajar.

Berita Terkait

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
Mendikdasmen akan berlakukan lagi kebijakan tidak naik kelas tahun depan
Daftar universitas dengan Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia 2026 versi QS Ranking
Daftar kampus dengan fakultas hukum terbaik di Indonesia 2026 versi QS Ranking
Pelajar SMA PGRI Bantargadung Sukabumi belajar tugas kenegaraan di Istana Kepresidenan
Gandeng UIN SGD, Kemenag akselerasi pengembangan madrasah unggulan di Sukabumi
Prabowo matangkan rencana pendidikan gratis dari PAUD/TK hingga kuliah

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Mendikdasmen akan berlakukan lagi kebijakan tidak naik kelas tahun depan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Daftar universitas dengan Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia 2026 versi QS Ranking

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Daftar kampus dengan fakultas hukum terbaik di Indonesia 2026 versi QS Ranking

Berita Terbaru

Ilustrasi dukun di Indonesia - sukabumiheadline.com

Kultur

5 cerita dan cap hitam teluh Jampang Sukabumi

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:00 WIB

Le Minerale sponsori Persib Bandung - Ist

Nasional

Muncul seruan boikot Le Minerale dipicu video aksi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:00 WIB