Kereta Cepat Jakarta-Bandung Hampir Selesai, Ini Spesifikasinya

- Redaksi

Sabtu, 23 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung - Ist

Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung - Ist

SUKABUMIHEADLINE.com l Kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional untuk infrastruktur transportasi di Indonesia.

Dilansir situs web Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menggunakan generasi terbaru, CR400AF. Model tersebut merupakan pengembangan dari tipe CRH380A oleh CRRC Qingdao Sifang.

CR400AF disebut mampu beroperasi dalam iklim tropis, cuaca ekstrem, dan suhu kelembapan yang tinggi seperti di Indonesia. CR400AF pun dipastikan mampu melewat kondisi geografis lintasan Jakarta-Bandung yang cenderung menanjak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CR400AF memiliki lebar 3,36 meter, tinggi 4,05 meter, panjang lokomotif 27,2 meter dan intermediate kereta 25 meter. Kereta cepat CR400AF memiliki ukuran lebih besar.

Kegunaan kereta cepat itu pun diklaim mampu bertahan selama 30 tahun, dengan biaya perawatannya yang juga diklaim rendah.

CR400AF juga dilengkapi dua lightning arrester di setiap gerbongnya untuk meningkatkan keamanan terhadap sambaran petir terutama di sisi peralatan tegangan tinggi.

Sementara, besaran daya setiap rangkaian mencapai 9750 kilowatt, CR400AF mampu memberikan akselerasi yang lebih baik saat melewati garis tengah (trase) di ketinggian (elevasi) 30 per mil.

Kelebihan CR400AF, diklaim dapat menarik kereta lainnya meskipun dalam kondisi kecepatan perubahan variable (gradien) atau elevasi 12 per mil.

CR400AF dilengkapi rem darurat yang kinerjanya berdasarkan kontrol pengemudi (driver controller). Rem darurat kedua berdasarkan fungsi otomatis, yaitu automatic train protection (ATP). Kinerja rem darurat itu mendeteksi jarak antar kereta saat daya (power) dalam kondisi mati atau tidak bekerja.

Kedua sistem rem itu memastikan keamanan CR400AF untuk melindungi kereta saat terjadi kesalahan sistem maupun manusia (human error).

Satu rangkaian kereta CR400AF terdiri atas delapan gerbong dengan susunan empat kereta bermotor dan empat kereta tanpa motor. Susunan itu memungkinkan kereta CR400AF memiliki kecepatan 420 kilometer per jam dan kecepatan operasional 350 kilometer per jam.

CR400AF akan menempuh jarak 142,3 kilometer Jakarta-Bandung hanya dalam waktu 36 menit untuk perjalanan langsung. Jika perjalanan berhenti di setiap stasiun maka waktu tempuhnya 46 menit. Walaupun berkecepatan tinggi, kebisingan kabin (cabin noise) CR400AF sangat rendah, sehingga mampu meredam getaran dan bunyi di dalam kereta.

Berita Terkait

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Daftar 25 anggota Wantimpres dilantik Prabowo, ada Babah Alun hingga sosok kontroversial
Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya
5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN
Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km
“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris
Prabowo sebut pengamat goblok, PVRI: Antisains
Benarkah Bayu ASN Pemkot Bogor ditemukan di rumah istri muda di Sukabumi?

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya

Rabu, 30 September 2026 - 23:01 WIB

5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km

Kamis, 24 September 2026 - 12:00 WIB

“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB