Kronologi Warga Cihamerang Sukabumi Segel Kantor Desa Menurut Camat Kabandungan

- Redaksi

Jumat, 1 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musyawarah sebelum warga menyegel Kantor Desa Cihamerang, Sukabumi. l Istimewa

Musyawarah sebelum warga menyegel Kantor Desa Cihamerang, Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Kesal karena kinerja Kepala Desa Cihamerang, Dedih Hermawan, dinilai tidak memuaskan, sekira seratusan warga desa yang terletak di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melakukan aksi unjuk rasa, pada Jumat (1/12/2023).

Salah seorang warga, Yeti Sopiah menyebut aksi tersebut dilakukan warga karena menduga Kades Cihamerang, Dedih Hermawan, menggelapkan Dana Desa (DD). Baca lengkap: Kantor Kepala Desa Cihamerang Sukabumi Disegel Warga Karena Ini

Sementara dalam video yang beredar, emosi warga dipicu janji bertemu dengan Dedih, namun saat waktu ditentukan musyawarah, Kades Cihamerang tidak berada di lokasi. Baca lengkap: Ini Tuntutan dan Alasan Warga Cihamerang Sukabumi Segel Kantor Desa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi warga menyegel Kantor Desa Cihamerang, Sukabumi. l Istimewa
Aksi warga menyegel Kantor Desa Cihamerang, Sukabumi. l Istimewa

Kronologi Aksi Warga Desa Cihamerang Menurut Camat Kabandungan

Dikonfirmasi terpisah, Camat Kabandungan, Yuki Ramdan Priana, menyampaikan kronologi aksi warga hingga terjadi penyegelan Kantor Kepala Desa Cihamerang.

“Pada hari Jumat, tanggal 1 Desember 2023 sekira pukul 14.00 WIB samoai dengan selesai adanya penutupan sementara Kantor Desa Cihamerang oleh masyarakat dari perwakilan Desa Cihamerang,” kata Yuki dalam pesan WhatsApp diterima sukabumiheadline.com, Jumat malam.

Yuki menambahkan, aksi warga dimulai sejak pukul 14.00 WIB. Saat tiba di lokasi, perwakilan warga diterima oleh perangkat desa tanpa kehadiran Dedih Hermawan.

“Adapun kronologis awal, pada pukul 13.00 WIB masyarakat datang ke kantor desa langsung dipersilahkan masuk dan duduk di ruangan Aula Desa,” kata Yuki.

“Adapun maksud dan tujuan perwakilan masyarakat yang disampaikan oleh saudara Rudi Gunawan alias Dawan, menyampaikan ingin ada keterbukaan dari pemerintah dalam hal pembangunan di Desa Cihamerang,” lanjutnya.

Namun, dalam pertemuan tersebut perwakilan warga langsung diterima perangkat desa dan diminta menyampaikan tuntutannya.

Diduga karena kecewa Dedih Hermawan tidak berada di lokasi, warga pun spontan melakukan aksi segel Kantor Desa Cihamerang.

“Pada saat itu, kepala desa sedang rapat di SI (Selabintana). Pada pukul 14.00 WIB spontanitas warga masyarakat menutup sementara Kantor Desa Cihamerang,” jelas Yuki.

Menjawab pertanyaan, apakah ada rencana untuk mempertemukan warga dengan Dedih Hermawan, Yuki mengaku sedang melakukan koordinasi.

“Inshaallah sedang dikoordinasikan dan dikomunikasikan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB