Maksa Nyalip Kanan, Colt L 300 Sukabumi-Bogor vs Truk di Cicurug

- Redaksi

Senin, 24 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Colt Bogoran dan truk tabrakan di Cicurug. l Istimewa

Colt Bogoran dan truk tabrakan di Cicurug. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CICURUG – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Raya Sukabumi – Bogor tepatnya  Kampung Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat, Senin (24/1/2022).

Informasi diperoleh, kejadian kecelakaan lalulintas terjadi sekitar pukul 05.30 wib, melibatkan kendaraan Mitsubishi Colt L 300 F 7769 SB dengan Isuzu Light Truk (Los Bak) B 9482 CDC.

Kanit Laka Polres Sukabumi Ipda M. Yanuar Fajar mengungkapkan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi akibat kurang hati-hatinya pengemudi kendaraan Mitsubishi Colt Diesel L 300.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat mendahului kendaraan lain, tidak mempunyai ruang yang cukup, kecelakaan tidak terhindarkan lagi,” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com.

Dijelaskan Yanuar Fajar, kejadian berawal ketika Mitsubishi Colt L 300 yang dikemudikan Ata Supriatna (53) warga Kampung Caringin, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, dengan membawa satu penumpang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.

Namun sesampainya di tempat kejadian melintasi jalan agak menikung ke kiri, kendaraan L 300 mendahului kendaraan lain di depannya. Pada waktu bersamaan dari arah berlawanan melaju Kendaraan Isuzu Light Truk (Los Bak) yang dikemudikan Yunus Nursiam (28) warga Dusun Panunggalan, Kecamatan Pangadegan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, kemudian tabrakan pun terjadi.

“Akibat kecelakaan itu, pengemudi L 300 mengalami luka ringan, lecet di bagian lutut kanan dan paha kiri, pengemudi los bak lecet lutut kiri,” jelasnya.

“Kalau untuk penumpangnya sama luka ringan, luka sobek kecil di kepala belakang dan kaki kanan,” tandasnya.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB