Mayat Pria asal Cikole Ditemukan di Teras Warga Gunungpuyuh Sukabumi

- Redaksi

Senin, 11 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan mayat di Gunungpuyuh. l Istimewa

Penemuan mayat di Gunungpuyuh. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l GUNUNGPUYUH – Warga Jalan Veteran, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, dihebohkan penemuan sosok mayat laki-laki, Senin (11/7/2022).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, penemuan mayat tersebut itu pada Senin dinihari. Diketahui kemudian, seorang warga bernama Dedeh Suningsih (62), dikagetkan lantaran melihat sesosok pria paruh baya tergeletak di teras rumah.

Ia kemudian memberanikan diri untuk mengecek kondisi pria yang tergeletak itu. Dedeh pun kaget manakala mengetahui sosok pria tersebut sudah tidak bernyawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun bergegas melaporkan temuannya itu ke Polsek Gunungpuyuh Resor Sukabumi Kota. Pihak kepolisian kemudian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Betul dini hari, kami telah merespons laporan warga tentang adanya penemuan mayat seorang pria paruh baya di salah satu teras rumah warga,” ucap Kapolsek Gunungpuyuh AKP Maulana Arif.

Setelah diperiksa, kata Arif, diketahui identitas mayat pria tersebut bernama Edi Rahmat berusia 64 tahu. “Edi Rahmat ini tercatat sebagai warga kelurahan Gunungparang Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi,” kata dia.

Selanjutnya, pihak kepolisian mengevakuasi mayat Edi Rahmat ke RSUD R. Syamsudin, S.H. guna pemeriksaan dokter.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota dan pihak RSUD R Syamsudin SH., tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan di tubuh Edi.

“Hasil pemeriksaan pihak rumah sakit, dapat kami informasikan bahwa tidak ada bukti maupun bekas aksi kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.

Berita Terkait

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terbaru