Mengenal Kampung Ciburuy Garut Dihuni Manusia Albino

- Redaksi

Selasa, 1 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Albino penduduk Kampung Ciburuy. l Istimewa

Albino penduduk Kampung Ciburuy. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Tidak banyak yang tahu jika di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terdapat desa yang unik karena sebagian warganya memiliki kulit putih pucat dan rambut putih.

Menurut warga sekitar, orang-orang dengan ciri seperti itu merupakan generasi Walanda atau generasi Belanda yang diturunkan sejak zaman nenek moyang dahulu kala. Sebagian masyarakat di sana memang mempunyai ciri-ciri seperti di atas atau yang biasa disebut albino.

Kampung Ciburuy namanya, menurut masyarakat setempat, pada zaman dahulu kampung itu memang ditempati oleh banyak warga Belanda. Karenanya kini dikenal sebagai Kampung Bule atau Kampung Belanda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran penduduk berkulit dan berambut putih ini merupakan warisan dari nenek moyang mereka yang keturunan Belanda.

Tokoh kampung setempat mengatakan bahwa anak yang terlahir albino bukan lagi menjadi hal aneh bagi mereka, karena dulunya kampung tersebut dihuni orang-orang Belanda. Tak heran jika anak-anak albino pun seolah menjadi titisan yang akan terus berlanjut sampai anak cucu mereka.

Ujang Nana Suryana (33), seorang pemangku adat di Kabuyutan Ciburuy mengungkapkan bahwa keberadaan warga berkulit albino telah ada sejak berabad-abad silam, semenjak zaman Kerajaan Padjadjaran yang kemudian diwariskan para nenek moyang mereka zaman dahulu yang konon juga mempunyai gen albino.

“Saya tidak tahu bagaimana asal muasalnya. Yang jelas, warga di kampung ini dulunya satu keturunan. Makanya, sampai sekarang keturunan albino di sini masih ada,” ungkap Nana yang 2 anaknya juga berkulit albino, dikutip dari merdeka.com.

Uniknya, tidak semua keturunan mereka memiliki gen albino, menurut Nana, di keluarganya sendiri, hanya dua anaknya yang berkulit albino, yaitu Dewi Resmana (13) dan Jajang Gunawan (2,5). Sedangkan, ia dan sang istri berkulit sawo matang.

Meski begitu, Nana tidak tahu persis nenek moyang generasi keberapa yang memiliki kelainan gen itu. “Tidak jelas eyang atau buyut saya keberapa yang seperti itu. Cuma yang saya tahu ini disebut masalah gen,” terangnya.

Saat ini, kata Nana, total ada sembilan orang yang memiliki pigmen kulit dan rambut albino, mulai dari balita sampai manula. Jajang yang masih berusia 2,5 tahun menjadi penduduk albino paling muda. Sementara itu, Mak Entar yang berusia 60 tahun menjadi warga albino tertua.

Tujuh lainnya adalah Lukman Hakim (3), Dewi Resmana (13), Heri Agustin (15), Rosana (17), Firman (40), Isur Suryana (41), dan Asep (50).

Sementara, data WHO menyebut, angka preferensi albino di dunia saat ini adalah 1:17.000, yang berarti hanya ada 1 albino di antara 17.000 orang.

Jumlah penduduk Kampung Ciburuy yang saat ini mencapai sekitar 1.600 orang. Preferensi albinonya pun terhitung 1:178, yang berarti ada 1 albino di antara 178 orang normal. Hal itu menunjukkan bahwa angka albino di Ciburuy cukup tinggi.

Selain di Ciburuy, penduduk albino juga ada di Desa Pamalayan dan Siderang Datar, Kabupaten Garut.

Berita Terkait

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Daftar 25 anggota Wantimpres dilantik Prabowo, ada Babah Alun hingga sosok kontroversial
Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya
5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN
Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km
“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris
Prabowo sebut pengamat goblok, PVRI: Antisains
Benarkah Bayu ASN Pemkot Bogor ditemukan di rumah istri muda di Sukabumi?

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya

Rabu, 30 September 2026 - 23:01 WIB

5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km

Kamis, 24 September 2026 - 12:00 WIB

“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB