Mosi tidak percaya, warga geruduk Kades Babakanjaya Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Masyarakat Babakanjaya Bersatu geruduk kades di Parungkuda Sukabumi - Anry Wijaya

Gerakan Masyarakat Babakanjaya Bersatu geruduk kades di Parungkuda Sukabumi - Anry Wijaya

sukabumiheadline.com – Kantor Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digeruduk Gerakan Masyarakat Babakanjaya Bersatu (GMBB), pada Ahad, (19/10/2025), pukul 10.00 WIB.

Kedatangan GMBB untuk menyerahkan Mosi Tidak Percaya terhadap Kepala Desa Babakanjaya, Ence Benno.

Pantauan sukabumiheadline.com  di lokasi aksi tersebut dilakukan secara resmi melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai lembaga representatif masyarakat, sesuai mekanisme dan tata kelola pemerintahan desa yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyuarakan mosi tidak percaya pada kepemimpinan kades sekarang, hal ini agar segera di tindak lanjuti oleh BPD kepada Bupati Sukabumi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkap Erwan S, koordinator GMBB.

Mosi tidak percaya ini merupakan bentuk aspirasi dan Warga Desa Babakanjaya atas kekecewaan yang sangat besar terhadap kepemimpinan dan kebijakan-kebijakan Kepala Desa Babakanjaya yang dinilai tidak amanah.

Selain itu, Benno juga dinilai tidak menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar, bertentangan dengan kaidah-kaidah hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Baca selengkapnya: 12 dosa Kades Babakanjaya Sukabumi versi warga: Kandang kambing hingga suap mobil

“Tak hanya itu kami menilai Kades hari ini tidak profesional, sarat praktik kolusi dan nepotisme, yang tidak hanya meresahkan melainkan juga merugikan warga masyarakat Desa Babakanjaya,” cetusnya.

Lanjut Erwan, kami masyarakat berharap agar BPD Babakan Jaya berada satu nafas dan satu barisan dengan kami demi mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, akuntabel dan berkeadilan agar roda pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar.

“Kami memohon kepada BPD Babakanjaya dan Camat Parungkuda untuk menindaklanjuti secara sungguh-sungguh mosi tidak percaya ini kepada Bupati Sukabumi sesuai mekanisme dan ketentuan perundang-undangnya yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua BPD Desa Babakanjaya Piat Supriatna mengatakan, Bahwa pihaknya menyambut baik kedatangan warga masyarakat tentunya dengan tangan terbuka.

“Kami merasa bahwa inilah proses demokrasi berjalan di Desa Babakanjaya, Jadi dalam kesempatan ini, kami atas nama BPD akan menyapaikan apresiasi masyarakat ini,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, bahwa bentuk aspirasi yang sehat, yang memang betul dilaksanakan sesuai dengan perundang-undangan, akan kami terima dengan tangan terbuka.

“Nah hari ini, masyarakat pada saat ada aspirasi datanglah ke BPD. Jangan hanya berkicau di belakang, di medsos, yang memang belum terbukti segala sesuatunya dengan benar. Tapi kalau sudah bertemu begini, kita pun menyikapinya juga dengan benar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Kamis, 24 September 2026 - 23:50 WIB

5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB