Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muslim Syiah - Ist

Muslim Syiah - Ist

sukabumiheadline.com – Belasan ribu umat Muslim Syiah dikabarkan diusir dari Uni Emirat Arab (UEA). Dilansir dari Shabestan News Agency, 3 Mei 2026, mereka yang diusir merupakan warga negara Pakistan yang merupakan penganut Syiah.

UEA memaksa ribuan warga Pakistan untuk kembali ke negaranya setelah mencabut izin tinggal mereka. Tindakan ini tidak hanya sebatas deportasi, tetapi UEA juga menyita semua aset, rekening bank, dan kekayaan yang telah mereka kumpulkan selama bertahun-tahun bekerja keras. Mereka dipulangkan ke Pakistan dengan tangan kosong.

Sorbehi Gupta, redaktur kawasan Asia Tenggara untuk majalah New Lines, mengatakan, “Dalam tindakan hukuman ini, UEA telah mengusir 15.000 warga Pakistan yang selama dua dekade terakhir menganggap negara Teluk itu sebagai rumah mereka.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, “Banyak dari mereka yang diusir pergi ke UEA dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang layak, kemudian diusir keluar dari negara itu tanpa alasan yang jelas. Banyak dari mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka dibawa ke pusat tahanan dan diterbangkan ke Pakistan tanpa diberikan dokumen identitas. Mereka juga mengatakan bahwa rekening bank mereka dibekukan oleh UEA.”

Sebanyak 15.000 warga Syiah Pakistan diusir dari UEA. Bukan sekadar dipulangkan, tetapi harta disita, rekening dibekukan, identitas ditahan.

Berita Terkait

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada
Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Berita Terbaru