Ngaku Selalu Juara Saat Sekolah, Artis asal Sukabumi Ini Disebut Netizen sebagai Pembohong

- Redaksi

Selasa, 4 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syahrini - Instagram

Syahrini - Instagram

SUKABUMIHEADLINE.com l Sempat mengaku kerap jadi juara semasa sekolah hingga beber latar belakang panggilan princess, Syahrini malah menuai komentar negatif hingga sisi lain dari keluarganya dikuak oleh netter.

Hampir tak pernah ada jeda jika sudah mengulik kehidupan penyanyi asal Sukabumi ini. Nyaris di setiap pergantian hari, ada saja hal-hal yang terkuak dari istri pengusaha tajir Reino Barack itu.

Belum lama ini kala pengakuan lawasnya kembali diungkit. Kala itu lulusan SMAN 2 Kota Sukabumi itu dengan gaya manjanya membuat pengakuan jika dirinya merupakan pelajar yang berprestasi saat masih sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Syahrini juga sempat membeberkan alasan dirinya sampai saat ini dipanggil seorang princess. Awalnya panggilan tersebut dicetuskan oleh sang ayah, sampai akhirnya kini menyebarluas jadi “embel-embel” nama panggung.

15743891807796
Syahrini dan Reino Barrack. l Istimewa

“Zaman aku kuliah itu dari zaman sekolah sampai kuliah aku berprestasi, ranking satu terus. Terus almarhum papaku suka manggil aku princess,” ujar Syahrini. “Nah karena panggilan kesayangan di rumah, akhirnya semua fans ikut. Tanpa aku sadari sih sebetulnya.”

Pengakuan Syahrini yang kemudian dibagikan ulang di berbagai akun gosip Instagram itu langsung menuai beragam komentar netter. Beberapa dari mereka bukannya kagum malah lemparkan cemooh.

Pasalnya, pernyataan ranking satu sampai kuliah itu diyakini oleh netter hanyalah khayalan Syahrini saja. Tak hanya itu, seorang netter juga tanpa segan membongkar sisi lain keluarga Syahrini.

15743889598555
Tangkapa layar akun gosip. l Istimewa

“Bpknya org baik …dulu awalny supir truk pasir ..udh py bini py anak satu .. dateng deh emaknya fatimee…. ada bibit pelakor rupanyaa udh ad klarifikasi tuh dr temen2x sekolahnya katanya ngibul gk prnh rangking satu wong kesekolah ja muter gk mau lewat temen yg lg pd nongkrong ..saking malu dibully ….stress kli nih org ya ….hapus krn malu sm masa lalu trus ngarang indah trus create masa kini dan masa dpn dgn KHAYALAN princess konglomerat ….. yg mencurigakan knp tuh petir thn lahirnya gk ad di wikipedia ….because kn si fatimee lahir thn 80 berhubung pgn katrol umur jd thn 82 ….akhirnya thn lahir adeknya mlh dihapus jejak digitalnya,” bongkar akun @shand**********.

15743892447449
Syahrini dulu dan mini. l Istimewa

“Fatimeh wanita pembohong sepanjang hidupnya,” seru akun @suci**********.

“Biasanya karma bpk moyang nya tukang nikah , pasti nanti anak cewe nya ada yg di madu juga sm tuh laki2 liatin ajeh , karma itu ada lo , etah si petir atau si rimin akan ada yg tersakiti , karma berlaku,” tutur akun @cuco******.

“Dinalar aja bisa, kl dia sekolah ranking 1 y kuliah pasti UI, ITB gue yg ga pernah ranking 1 aja bisa masuk Undip, masak dia selalu ranking 1 kuliah di swasta n 10th pula,” tandas akun @mira*****.

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB