Niat dibikin bagus, angkot trayek 035 di Sukabumi malah ludes terbakar

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Niat dibikin bagus, angkot trayek 035 di Sukabumi malah ludes terbakar - sukabumiheadline.com

Niat dibikin bagus, angkot trayek 035 di Sukabumi malah ludes terbakar - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Satu unit angkutan kota (angkot) trayek 035 jurusan Cibadak–Cikembang ludes terbakar di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di wilayah Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Ahad (10/05/2026) sore.

Peristiwa terjadi sekira pukul 16.40 WIB, berawal saat angkot tersebut sedang menjalani perbaikan knalpot bocor di kawasan Bantarmuncang, dekat parkiran truk.

Menurut keterangan sopir angkot bernomor polisi F 1911 US itu, Bambang, sebelum kejadian kendaraan tengah diperbaiki dengan cara dilas pada bagian knalpot yang bocor. Ia mengaku sudah mengingatkan tukang las terkait posisi tangki bensin yang berada dekat dengan titik pengelasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bilang ke tukang las, ‘Pak ini dekat tangki, takut kena percikan api.’ Tapi katanya tidak apa-apa karena sebentar lagi selesai. Tadinya juga mau saya tutup pakai lap,” ujar Bambang.

Pria 30 tahun itu menjelaskan, saat dirinya mengambil kunci ke dalam, api tiba-tiba membesar dari kendaraan. Bambang pun berusaha mengamankan lokasi dengan mendorong angkot ke seberang jalan.

“Pas saya balik lagi, api sudah membesar. Saya langsung dorong angkot ke seberang jalan dekat bengkel karena takut merembet ke ruko dan bangunan lain,” jelas dia.

Diketahui, angkot tersebut sebelumnya baru akan digunakan kembali untuk menarik penumpang setelah keluar dari garasi. Perbaikan dilakukan karena knalpot kendaraan mengalami kebocoran.

Sementara itu, menurut Komandan Pos Damkar Cibadak Posko V, Heri Hermawan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 16.40 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian.

“Kami menerima laporan adanya kebakaran angkot sekitar pukul 16.30 WIB. Tim tiba di lokasi pukul 16.40 WIB, saat itu api masih menyala dan langsung dilakukan pemadaman,” ujar Heri.

Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan penanganan sehingga api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit, dilanjutkan proses pendinginan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hambatan saat menuju lokasi hanya sedikit kemacetan di jalan,” ungkapnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan informasi sementara, dugaan awal mengarah pada percikan api saat pengelasan yang kemungkinan mengenai area tangki bahan bakar atau dipicu korsleting listrik.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terbaru

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB