sukabumiheadline.com – Seorang pengemudi ojek online (ojol), Zhaldi (28), mengalami insiden penembakan di Stasiun Kota Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (25/10/2026). Terungkap pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor Honda Supra.
Akibatnya, Zhaldi mengalami luka tembak di bagian pundak. Ia sempat meminta pertolongan ke warga sebelum kemudian dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, kedua pelaku berhasil melarikan diri.
Salah seorang saksi, Dudi Ruhiyat (45), mengungkapkan bahwa korban sebelumnya tengah nongkrong bersama rekan-rekannya sambil menunggu pesanan atau order ojol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia baru mengetahui kejadian itu setelah kembali ke lokasi usai menarik penumpang. Saat tiba, korban sudah berada di sekitar lokasi dan meminta pertolongan warga.
“Sesudah kejadian, dia ada di atas, minta tolong sama warga,” ujar Dudi.
Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekira pukul 00.00 WIB. Ia memperkirakan jeda waktu sejak meninggalkan lokasi hingga kembali lagi sekitar 20 menit.
Zhaldi mengalami luka di bagian pundak, diperkirakan berdiameter sekira satu sentimeter dan disebut tembus. Meski terluka, korban masih dalam kondisi sadar dan sempat meminta pertolongan.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Syamsudin SH untuk mendapatkan penanganan medis. Ia juga memperkirakan jarak antara korban dan terduga pelaku sekitar tujuh meter.
Berdasarkan informasi yang diketahuinya, terduga pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan sepeda motor Honda Supra. Keduanya disebut langsung melarikan diri setelah kejadian.
Dudi mengaku tidak mengetahui identitas maupun ciri-ciri kedua terduga pelaku secara pasti. Ia juga menyebut rekaman kamera pengawas (CCTV) telah dilihat bersama petugas kepolisian untuk membantu proses penyelidikan.
Hingga kini, identitas kedua terduga pelaku serta motif penembakan masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Sukabumi Kota.









