Pengakuan Wanita Sukabumi ke KDM, ternyata harus bayar ganti rugi Rp50 juta

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reni Rahmawati sudah tiba di Indonesia - Ist

Reni Rahmawati sudah tiba di Indonesia - Ist

sukabumiheadline.com – Reni Rahmawati telah kembali ke rumahnya di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Wanita 24 tahun meramaikan pemberitaan media dan jagad media sosial Tanah Air setelah terungkap menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke China. Baca selengkapnya: Kronologi Reni asal Sukabumi dipaksa nikah di China, ibunya bertahan hidup dari kuli bungkus kue

Dari pengakuan Reni, mulanya ia dijanjikan pekerjaan dengan gaji fantastis mencapai Rp15 juta per bulan, namun setibanya di China, ia justru dinikahkan dengan seorang pria lokal bernama Cao Cai. Baca selengkapnya: Hati-hati info loker di medsos, Reni gadis asal Sukabumi dipaksa menikah lalu disekap di China

Modus sindikat dan keberangkatan ilegal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KJRI Guangzhou selamatkan Reni, wanita Sukabumi korban nikah paksa di China
KJRI Guangzhou selamatkan Reni Rahmawati, wanita Sukabumi korban nikah paksa di China – Ist

Kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, ia mengaku direkrut melalui jaringan sindikat yang melibatkan kenalan lama, termasuk teman sekolah dan beberapa perantara seperti Johan, Yudi, dan Abdullah, yang menjadi tersangka utama. Baca selengkapnya: Polda Jabar dalami kasus Reni asal Sukabumi dijadikan budak seks di China

Kepada Dedi Mulyadi, Reni juga mengaku keberangkatannya dilakukan secara ilegal tanpa sepengetahuan dan restu orang tua karena ia dilarang bekerja di luar negeri.

“Seluruh dokumen perjalanan, termasuk pembuatan paspor di Kantor Imigrasi, diurus oleh sindikat,” aku Reni, dikutip sukabumiheadline.com dari video di Kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Selasa (25/11/2025).

Reni mengungkapkan, ia dibawa ke Bogor dan kemudian diterbangkan ke China. Sialnya, setibanya di negara tirai bambu itu, Reni terpaksa harus menerima dinikahkan dengan Cao Cai.

Alih-alih mendapatkan pekerjaan seperti tujuan awal ia berangkat, Reni langsung dinikahi Cao Cai dan dibuatkan buku nikah dua hari setelah kedatangannya.

Mirisnya lagi, usai menikah ia harus hidup terisolasi. Selain karena hambatan bahasa, juga tak ada seorangpun yang dikenalnya di china. Alhasil, ia harus pasrah menjadi korban penjualan orang berkedok pernikahan.

Berita Terkait: November kelabu, kisah-kisah Wanita Sukabumi tak putus dirundung malang

Penyelamatan dan trauma korban

Emalia, ibu dari Reni Rahmawati saat bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Emalia, ibu dari Reni Rahmawati saat bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi – Ist

Reni berhasil menghubungi keluarganya, yang kemudian melaporkan kasus yang dialaminya ke Dedi Mulyadi. Selanjutnya, pria yang akrab disapa KDM itu berkoordinasi dengan tim gabungan dari Polda Jabar, Konsulat Jenderal (KJRI), dan diplomat untuk menjemput dan memulangkannya.

Meskipun telah selamat, Reni mengaku masih dihantui rasa takut dan trauma, terutama karena ia dituntut untuk membayar ganti rugi sebesar Rp50 juta oleh Cao Cai.

Menanggapi tuntutan tersebut, ditegaskan bahwa Reni adalah korban TPPO dan harus dilindungi sepenuhnya oleh negara, serta tidak perlu takut akan ancaman ganti rugi.

Dedi Mulyadi berharap kasus yang dialami Reni menjadi pelajaran, dan masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan janji gaji besar serta selalu waspada terhadap sindikat perdagangan orang. Baca selengkapnya: Kronologi Reni, wanita Sukabumi korban nikah paksa di China versi KJRI Guangzhou

Berita Terkait

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Kamis, 24 September 2026 - 23:50 WIB

5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terbaru

Presiden RI, Prabowo Subianto - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi BJB STADION GBLA - Repro sukabumiheadline.com

Olahraga

BJB Stadion GBLA, nama baru home base Persib

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:00 WIB