Perabotan Hancur, Tebing Longsor Jebol Rumah di Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 16 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinding rumah jebol. l Istimewa

Dinding rumah jebol. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Adanya resapan air yang kurang maksimal, saat diguyur hujan, dinding rumah warga Kampung Pamuruyan RT 02/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi ambruk, Rabu (16/3/2022).

Ambruknya rumah warga milik Arga Adrian tersebut akibat hujan deras yang terjadi sehingga mengakibatkan tebing setinggi 2 meter dengan lebar 2 meter longsor.

Manager pusat pengendalian dan operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi Nanang Sudrajat dalam laporannya menerangkan dinding rumah warga yang ambruk di huni satu keluarga dengan tiga jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beruntung tidak ada kirban jiwa maupun korban luka dalam kejadian, dinding rumah warga rusak jebol,” ujarnya kepada sukabumiheadline.com.

Dijelaskan Nanang, adapun kejadian tebing longsor sekitar pukul 13.00 wib, dan matrial dinding yang ambruk dan jebol menimbun perabotan hingga sebagian rusak.

“Saat ini petugas dilapangan masih melakukan pendataan dan menghimbau masyarakat tetap waspada dan berhati hati,” jelasnya.

Untuk penghuni rumah lanjut Nanang, saat ini masih menghuni rumahnya karena masih aman ditempati.

“Pemilik rumah dibantu masyarakat setempat masih membersihkan material longsoran,” tandasnya.

Berita Terkait

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Berita Terbaru