sukabumiheadline.com l NAGRAK – Siapa sangka jika bek kanan Persib Bandung asal Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Karawang, Eriyanto, memiliki kisah hidup cukup berliku agar dapat mewujudkan mimpinya menjadi pesepakbola profesional.
Eriyanto harus menempuh jalan terjal sebelum bisa membela klub kebanggaannya, Persib Bandung.
Perjuangan berliku Eriyanto sudah dilakoninya sejak dirinya masih kecil, di mana ia terlahir dari keluarga sederhana. Sehingga, Eriyanto kerap bekerja serabutan untuk membantu kedua orangtuanya, termasuk untuk mendukung meniti kariernya sebagai pesepakbola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mantan pemain Persis Solo dan Persiraja Banda Aceh itu mengaku, segala macam pekerjaan serabutan pernah dilakoninya.
“Saya bekerja membantu orang tua dan tetangga, pekerjaan serabutan lah,” kata dia, Jumat (25/6/2022).
Penghasilan dari hasil bekerja serabutan itu ia gunakan untuk membeli berbagai peralatan sepak bola dan membiayai sekolah di SSB.
“Waktu masih di SSB, saya harus membeli sepatu sendiri, tanpa harus meminta bantuan dari orang tua karena orang tua saya kurang mampu,” kenangnya.
“Saya harus kerja dulu dan berusaha sendiri untuk membeli sepatu dan berlatih (sepak bola),” tambah dia.
Meskipun Persib Bandung merupakan klub kebanggaannya, tapi pencapaian tersebut dinilainya bukan sebagai akhir perjuangannya dalam sepak bola.
“Ketika bisa seperti saat ini, saya sangat bersyukur. Tapi ini bukan akhir, melainkan awal dari segalanya karena saya ingin lama di sini,” ungkap Eriyanto.