Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Ojek online (ojol) dikategorikan sebagai transportasi umum dalam Rancangan Undang-Undang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan, hal tersebut didasari oleh urgensi keselamatan dalam ekosistem transportasi daring.

“Untuk keselamatan. Kalau tidak diatur fenomena atau fakta yang ada di lapangan, ini berarti negara atau pemerintah tidak hadir di situ,” ujar Aan dalam pernyataannya, dikutip Senin (5/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Aan, fakta di lapangan menunjukkan bahwa layanan ojol sudah beroperasi secara masif sejak 2015. Merespons fenomena tersebut, Kemenhub sebelumnya telah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pelindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Regulasi tersebut mengatur standar operasional keselamatan bagi pengguna sepeda motor untuk kepentingan mobilitas masyarakat seperti kewajiban mengenakan helm dan jaket pelindung.

“Ini pertama ada regulasi terkait dengan sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Seiring masifnya fenomena angkutan sepeda motor, pemerintah merasa perlu memperkuat landasan hukumnya. Langkah tersebut diambil juga mengingat kendaraan roda dua berkontribusi 78 persen terhadap total kejadian kecelakaan lalu lintas

“Kalau kita tidak atur realita ini, ada kekosongan aturan terkait masalah angkutan sepeda motor yang digunakan oleh masyarakat secara terbatas,” ujar Aan.

Oleh karena itu, melalui draf revisi UU LLAJ yang diinisiasi oleh DPR, pemerintah akan mengatur operasional angkutan sepeda motor berbasis platform digital. Sementara itu, penggunaan angkutan jenis lain yang terintegrasi dengan aplikasi digital juga akan diatur di situ.

Sebelumnya, Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dan pandangan pemerintah terkait RUU ini kepada Komisi V DPR RI, Rabu (30/9).

Untuk transportasi berbasis platform digital, pemerintah menyetujui usulan DPR RI untuk menambahkan Bab XIII A.

Bab tersebut mengatur angkutan sewa khusus serta angkutan terbatas menggunakan sepeda motor untuk layanan angkutan orang, pengantaran barang, dan makanan. Pengaturan lainnya mencakup pelibatan pelaku usaha mikro dalam menyediakan layanan angkutan berbasis platform digital.

Selain itu, pemerintah juga menyetujui pengaturan mengenai hak dan kewajiban perusahaan aplikasi, tarif, serta kuota dalam penyediaan layanan transportasi berbasis digital.

Berita Terkait

Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi
Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar
Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili
BNN minta semua jenis vape dilarang
Diklaim lebih adil, pemerintah bakal beri bansos digital untuk desil 1 hingga 5 awal 2027
Rekening demonstran di DPR diblokir, Bank Mandiri atas perintah APH
BI gratiskan biaya transaksi QRIS hingga Rp500 ribu
BBM subsidi berdasarkan jenis kendaraan, Bahlil: Pertalite untuk motor tak dibatasi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:47 WIB

Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi

Rabu, 30 September 2026 - 12:05 WIB

Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar

Senin, 28 September 2026 - 10:00 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili

Sabtu, 12 September 2026 - 22:21 WIB

BNN minta semua jenis vape dilarang

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB