Pesta Miras Saat Waktu Sahur, 3 Pemuda Cicurug Diamankan Polisi

- Redaksi

Jumat, 22 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga pemuda pesta miras diamankan polisi. l Istimewa

Tiga pemuda pesta miras diamankan polisi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CICURUG- Kedapatan tengah berpesta minuman keras (miras) jelang sahur, tiga pemuda diamankan jajaran kepolisian Polsek Cicurug, Jumat (22/4/2022).

Ketiga pemuda tersebut diamankan polisi dalam Patroli Biru yang dilaksanakan jajaran Polsek Cicurug, Polres Sukabumi karena sedang pesta miras jenis arak Ciu.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah melalui Kapolsek Cicurug Kompol Parlan mengatakan, anggotanya terus berkomitmen di bulan Ramadhan ini mengintensifkan kegiatan Patroli Biru di malam hari. Baik setelah Shalat Tarawih maupun menjelang sahur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada saat menjelang sahur itulah kami mendapati tiga pemuda sedang pesta miras,” ungkap Parlan dalam laporan diterima sukabumiheadlines.com.

Dijelaskan Parlan, ketiga orang pemuda itu selanjutnya dibawa ke Makopolsek Cicurug berikut beberapa botol miras jenis Ciu untuk dilakukan pembinaan dan peringatan.

“Ketiga pemuda ini diamankan anak di jalan alternatif tepatnya di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug,” jelasnya.

“Beberapa botol miras jenis Ciu sudah kami amankan berikut orangnya dibawa ke Makopolsek untuk didata dan diberi pembinaan,” sambungnya.

Parlan mengimbau agar semua elemen masyarakat untuk menghormati kesucian bulan Ramadhan serta memanfaatkan waktu dengan beribadah khusyu.

“Sesuai dengan perintah pak Kapolres, Saya dan anggota akan terus menciptakan situasi bulan Ramadhan yang kondusif di wilayah Cicurug,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB