Picu kematian, ulasan lengkap gejala dan cara obati kanker payudara

- Redaksi

Selasa, 10 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kanker payudara - Istimewa

Ilustrasi kanker payudara - Istimewa

sukabumiheadline.com – Kanker payudara adalah suatu jenis tumor ganas yang berkembang pada sel-sel payudara. Kanker ini dapat tumbuh jika terjadi pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel pada payudara. Sel-sel tersebut membelah diri lebih cepat dari sel normal dan berakumulasi, yang kemudian membentuk benjolan atau massa.

Pada stadium yang lebih parah, sel-sel abnormal ini dapat menyebar melalui kelenjar getah bening ke organ tubuh lainnya. Pada gilirannya, banyak kasus kanker ini memicu kematian penderitanya.

Kasus terbaru, adalah meninggalnya artis cantik asal Sukabumi, Jawa Barat, Puput Novel. Almarhumah meninggal dunia di usia 50 tahun akibat kanker payudara yang dideritanya. Baca selengkapnya: Apa Kabar Puput Novel? Artis Cilik asal Sukabumi Tetap Cantik di Usia Hampir 50

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekomendasi Redaksi: Kronologi artis asal Sukabumi meninggal dunia karena kanker payudara, kenali gejalanya

Mengutip dari laman halodoc.com, Ada beberapa jenis yang terbagi menjadi dua tipe yang berbeda, yaitu invasive dan non-invasive. Kanker payudara invasive terjadi ketika sel kanker telah menyebar ke bagian lain payudara. Sedangkan kanker payudara non-invasive, merupakan kondisi sel kanker belum menyebar dari jaringan aslinya.

Ada beberapa jenis kanker payudara yang sering terjadi:

  1. Ductal Carcinoma In Situ;
  2. Lobular Carnicoma In Situ;
  3. Invasive Ductal Carcinoma; dan
  4. Invasive Lobular Carcinoma.

Baca Juga: Kaya Manfaat, Ini Lho 5+5 Makanan dan Minuman Favorit Rasulullah SAW

Sementara itu, beberapa jenis yang jarang terjadi adalah paget disease of the breast, angiosarcoma, hingga phyllodes tumor.

Mengetahui jenis kanker payudara yang dialami adalah hal sangat penting karena akan menentukan pengobatan dan perawatan yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi penyakit ini.

Penyebab kanker payudara

Kanker payudara terjadi akibat pertumbuhan abnormal dari sel-sel pada payudara. Pertumbuhan abnormal tersebut diduga disebabkan oleh mutasi gen yang diturunkan secara genetik.

Selanjutnya, sejumlah gen bermutasi yang diturunkan yang dapat meningkatkan kemungkinan kondisi ini telah diidentifikasi. Yang paling terkenal adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2), keduanya secara signifikan meningkatkan risiko penyakit ini dan ovarium.

Rekomendasi Redaksi: Derita Nurmala, balita Cicurug Sukabumi idap atresia ani, ayah buruh serabutan kakak putus sekolah

Faktor risiko kanker payudara

Terdapat beberapa faktor risiko yang diduga menjadi pemicu kondisi ini, yaitu:

  • Jenis kelamin wanita jauh lebih tinggi dibandingkan pria.
  • Usia yang bertambah, paling banyak pada usia di atas 50 tahun.
  • Belum pernah hamil sebelumnya.
    Memiliki payudara yang padat dengan jaringan ikat yang lebih banyak daripada jaringan ikat.
  • Mulai menopause pada usia lebih tua, yaitu setelah usia 55 tahun.
  • Mulai menstruasi sebelum usia 12 tahun.
  • Penggunaan alat kontrasepsi hormon dan terapi hormon setelah menopause.
  • Riwayat kanker payudara pada diri sendiri pada salah satu payudara.
    Riwayat kanker payudara pada nenek, ibu, tante, adik, kakak, atau anak sekandung.
  • Pernah terpapar dengan radiasi.
    Kebiasaan merokok atau minum minuman beralkohol.
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
    Gejala Kanker Payudara
  • Pada stadium dini, penyakit ini dapat tidak menunjukkan gejala tertentu.
Baca Juga :  Kronologi artis asal Sukabumi meninggal dunia karena kanker payudara, kenali gejalanya

Baca Juga: Paling Disukai Warga Sukabumi, Bagian Daging Ayam yang Ini Penyebab Kanker

Karenanya, sangat penting untuk melakukan SADARI atau periksa payudara sendiri setiap bulan, 10 hari setelah masa haid berakhir. Raba dengan teliti searah jarum jam payudara untuk mendeteksi adanya benjolan atau perubahan pada payudara.

Beberapa gejala kanker payudara yang bisa dialami, yakni:

  • Benjolan atau pengerasan pada payudara yang berbeda dari jaringan sekitar.
  • Darah keluar dari puting payudara.
    Kemerahan atau pembesaran pori-pori kulit payudara yang menyerupai kulit jeruk.
  • Nyeri dan pembengkakan pada payudara.
  • Pengelupasan kulit di sekitar puting payudara.
  • Perubahan pada kulit payudara, seperti cekungan.
  • Perubahan ukuran, bentuk, atau tampilan dari payudara.
  • Puting tertarik masuk (retraksi atau inversi) ke dalam.
  • Benjolan atau pembengkakan di bawah ketiak.
  • Jika curiga mengalami kanker payudara, segera konsultasi dengan dokter spesialis onkologi yang memahami pengobatan kanker payudara.

Jika mengalami benjolan, pembengkakan, atau perubahan pada payudara, yang sebelumnya tidak pernah ditemukan, segera periksakan diri ke dokter spesialis onkologi untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Rekomendasi Redaksi: BPJS Nunggak, Suami Buruh Pabrik, Wanita Sukabumi Derita Kanker Payudara

kanker payudara
Ilustrasi kanker payudara – Istimewa

Diagnosis kanker payudara

Dokter akan melakukan diagnosis dengan melakukan wawancara medis lengkap, sekaligus melalukan pemeriksaan fisik langsung untuk mendeteksi perubahan pada payudara serta kelenjar getah bening pada ketiak, serta pemeriksaan penunjang seperti:

  • Mammogram atau foto payudara, untuk mendeteksi kelainan pada payudara.
    Ultrasonografi (USG) payudara, untuk menentukan benjolan payudara berupa massa padat atau kista yang berisi cairan.
  • Biopsi dengan pengambilan sampel jaringan, untuk diperiksa di laboratorium dan menentukan sel yang diperiksa bersifat jinak atau ganas.
  • Computerized Tomography scan (CT scan) dan Magnetic Resonance Imaging (MRI), untuk menentukan ukuran serta penyebaran dari kanker payudara.
  • Medical Check Up di rumah
  • Sebelum menemukan berbagai gejala fatal kanker payudara seperti benjolan dan nyeri pada payudara, pembesaran pori-pori di kulit payudara, hingga pendarahan di puting, penting untuk segera ambil langkah-langkah pencegahan.
Baca Juga :  Apa Kabar Puput Novel? Artis Cilik asal Sukabumi Tetap Cantik di Usia Hampir 50

Dengan memahami risiko dan tindakan pencegahan yang tersedia, kamu dapat melindungi diri dan orang tercinta dari penyakit ini. Lakukan medical check-up rutin dan skrining payudara, untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Rekomendasi Redaksi: Alvan Gumilang, Bocah 2 Tahun asal Jampang Tengah Sukabumi Butuh Rp100 Juta untuk Operasi Kebocoran Jantung

Pengobatan kanker payudara

Penanganan untuk penyakit ini bergantung pada jenis kanker yang dialami, stadium kanker, ukuran massa, serta sensitivitas sel kanker terhadap hormon.

Dokter akan menentukan terapi yang paling sesuai dengan keadaan penderita berdasarkan hal-hal tersebut. Beberapa pilihan pengobatan pada kanker payudara, antara lain:

  • Pembedahan, yang meliputi pengangkatan kanker atau benjolan (lumpektomi), pengangkatan seluruh payudara (mastektomi), pengangkatan jumlah terbatas dari kelenjar limfe (sentinel node biopsy), atau pengangkatan beberapa kelenjar limfe (axillary lymph node dissection).
  • Radioterapi, yang dilakukan dengan menggunakan energi sinar X dan proton untuk mematikan sel-sel kanker.
    Kemoterapi, yang dilakukan dengan menggunakan obat-obatan tertentu untuk mematikan sel kanker.
  • Terapi hormonal, untuk menghalangi sel kanker untuk mendapatkan hormon yang mereka butuhkan untuk tumbuh.
    Terapi biologis, bekerja dengan sistem kekebalan tubuh pengidap untuk membantu melawan sel kanker, atau untuk mengontrol efek samping dari perawatan kanker lainnya.
  • Terapi Radiasi, menggunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker.
  • Umumnya, pengidap akan menjalani prosedur pembedahan untuk kanker payudara dan mendapatkan penanganan lain sebelum dan/atau sesudah pembedahan, seperti kemoterapi, terapi hormonal, atau terapi radiasi.

Rekomendasi Redaksi: Siti Malang, Anak Semata Wayang asal Cimanggu Sukabumi Bocor Jantung

Komplikasi kanker payudara

Komplikasi kanker payudara biasanya terjadi akibat pengobatan yang diberikan, baik kemoterapi, radiasi, terapi hormonal, maupun pembedahan, antara lain:

  • Infeksi.
  • Rasa sakit.
  • Berdarah.
  • Jaringan parut permanen.

Perubahan atau hilangnya sensasi di area dada dan payudara yang direkonstruksi.
Sementara kemoterapi bisa menyebabkan komplikasi berupa mual/ muntah, rambut rontok, kehilangan memori, vagina kering, gejala menopause atau masalah kesuburan, dan sakit saraf.

Sedangkan komplikasi terapi hormonal meliputi hot flash, keputihan kering, kelelahan, mual dan impotensi pada pengidap kanker payudara pria.

Ada juga komplikasi akibat radioterapi, antara lain nyeri dan perubahan kulit, kelelahan, mual, rambut rontok, masalah jantung dan paru-paru, sakit saraf.

Pencegahan Kanker Payudara
Beberapa upaya pencegahan kanker payudara, antara lain:

  • Berolahraga secara rutin.
  • Cukup istirahat.
  • Menyusui anak hingga berusia dua tahun.
  • Pemeriksaan rutin dan teliti dengan SADARI.
  • Pengelolaan stres yang baik.
  • Pola makan gizi seimbang.
  • Tidak merokok atau minum minuman beralkohol.

Berita Terkait

Sudah meluncur Vivo Y300t dan Vivo Y300 Pro Plus, baterai jumbo harga terjangkau
Cek spesifikasi motor listrik Honda Icon e: cuma Rp37 per km, bisa dicicil Rp800 ribu per bulan
Meluncur HP spek gahar anti overheating Poco F7 Pro dan Poco F7 Ultra, harga?
La Nina berakhir, warga Sukabumi waspada musim kemarau panjang
Harga Tecno Camon 40 series dengan kamera Sony LYT700C plus 3 tahun update software
Tablet Itel VistaTab 30 Pro meluncur, harga murah dapat bonus keyboard eksternal
Cek spesifikasi dan harga Vespa versi murah, Viar NX dan Viar EV1
Harga HP Google Pixel 9a, sudah meluncur dengan spesifikasi canggih

Berita Terkait

Rabu, 2 April 2025 - 12:00 WIB

Sudah meluncur Vivo Y300t dan Vivo Y300 Pro Plus, baterai jumbo harga terjangkau

Senin, 31 Maret 2025 - 14:00 WIB

Cek spesifikasi motor listrik Honda Icon e: cuma Rp37 per km, bisa dicicil Rp800 ribu per bulan

Sabtu, 29 Maret 2025 - 03:02 WIB

Meluncur HP spek gahar anti overheating Poco F7 Pro dan Poco F7 Ultra, harga?

Jumat, 28 Maret 2025 - 18:24 WIB

La Nina berakhir, warga Sukabumi waspada musim kemarau panjang

Kamis, 27 Maret 2025 - 16:11 WIB

Harga Tecno Camon 40 series dengan kamera Sony LYT700C plus 3 tahun update software

Berita Terbaru